Pesta HUT ke-74 RI di Turki, KBRI Ankara Buka Lapak Street Food

Reporter:
Editor:

Eka Yudha Saputra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Duta Besar RI untuk Turki Lalu Muhammad Iqbal, saat melayani warga yang antri di Angkringan Djogja, Ankara, 17 Agustus 2019.[Dok. Istimewa/KBRI Ankara]

    Duta Besar RI untuk Turki Lalu Muhammad Iqbal, saat melayani warga yang antri di Angkringan Djogja, Ankara, 17 Agustus 2019.[Dok. Istimewa/KBRI Ankara]

    TEMPO.CO, Jakarta - KBRI Ankara menggelar lapak jajanan pinggir jalan atau streetfood untuk memeriahkan HUT ke-74 RI di Turki.

    Mengambil tema "Tombo Kangen: KBRI Streetfood", KBRI ingin melayani WNI maupun WN Turki dengan lapak jajanan pinggir mulai dari Angkringan Djogha, Bakso Mie Ayam Pejambon, Rujak Seger, Nasi Kuning dan Es Buah.

    "Sebenarnya sih setiap hari kita melayani WNI sebaik mungkin. Tapi kali ini kita mencari ekspresi melayani yang berbeda. Kebetulan banyak yang suka masak, jadi kita putuskan tahun ini kita ingin melayani dengan menyuguhkan jajanan pinggir jalan gratis buat warga. Ternyata seru!" ujar Hikmat Moeljawan, Minister Counselor Fungsi Ekonomi KBRI Ankara yang juga Ketua Panitia Peringatan HUT RI kali ini, dalam siaran persnya kepada Tempo, 18 Agustus 2019.

    "Seru banget. Benar-benar tombo kangen ini makanannya dan suasananya. Keren KBRI," ungkap Hanif Fauzan Abshari, mahasiswa Indonesia di Erciyes University yang tengah antre di lapak Bakso Mie Ayam Pejambon.

    Sekitar 500 masyarakat Indonesia dan friends of Indonesia di Turki, menghadiri kegiatan pesta rakyat yang digelar di Wisma Duta Besar KBRI Ankara.

    Duta Besar RI untuk Turki Lalu Muhammad Iqbal, saat melayani warga yang antri di Angkringan Djogja, Ankara, 17 Agustus 2019.[Dok. Istimewa/KBRI Ankara]

    Selain suguhan makanan jalanan gratis oleh staf KBRI, kegiatan juga diisi dengan pertunjukan musik dan tari oleh Pasukan UNIFIL Garuda XXVIII-K serta masyarakat Indonesia di Turki.

    Pada acara Gebyar Kemerdekaan KBRI juga menyediakan puluhan door prize, mulai dari televisi, sepeda, hingga 2 tiket gratis ke Indonesia.

    Terdapat sekurangnya 3.000 WN Indonesia di Turki dan sebagian besar adalah pelajar. Dalam kegiatan kali ini, selain menyediakan akomodasi bagi 65 pasukan Pasukan Garuda XXVIII-K UNIFIL yang hadir, KBRI juga menyediakan penampungan di Wisma Duta Besar bagi ratusan mahasiswa dari kota-kota lain di luar Ankara yang menyempatkan hadir di acara peringatan HUT RI.

    KBRI juga memberikan kesempatan kepada WNI di Turki untuk mengikuti bazaar dimana mereka bisa berjualan. Berbagai kebutuhan masyarakat Indonesia dijual dari masyarakat untuk masyarakat. Mulai dari tempe dan tahu, kue-kue tradisional hingga perhiasan dan souvenir.

     "Terima kasih ya sudah diberi kesempatan partisipasi. Ini pertama kali lho. Senang sekali dan sangat seru," ujar Sri Kurniawati, WNI yang sudah menikah dengan WN Turki sejak tahun 2012, yang ikut menghadiri pesta rakyat HUT ke-74 RI di KBRI Ankara.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.