2 WNA Dapat Penghargaan dari Duta Besar Ferry di HUT RI ke-74

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wisma Duta Besar RI Athena, Yunani, saat pelaksanaan upacara HUT RI ke-74. Sumber: dokumen KBRI Athena, Yunani

    Wisma Duta Besar RI Athena, Yunani, saat pelaksanaan upacara HUT RI ke-74. Sumber: dokumen KBRI Athena, Yunani

    TEMPO.CO, Jakarta - Masyarakat Indonesia di Yunani berkumpul di wisma Duta Besar RI Athena pada Sabtu, 17 Agustus 2019 waktu setempat untuk melaksanakan upacara peringatan HUT RI ke-74 tahun. Upacara dilakukan pada pukul 09.00 dengan dihadiri oleh sekitar 200 WNI di Yunani dan beberapa tamu undangan WNA.

    KBRI Athena dalam keterangan menulis, meskipun harus menempuh jarak cukup jauh dan di diantara hari besar nasional Yunani “Dormition of the Holy Virgin” 15 Agustus lalu dan disusul dengan akhir pekan, namun WNI di Yunani tetap antusias datang untuk melaksanakan upacara peringatan HUT RI ke-74.

    Para peserta upacara yang perempuan sebagian besar mengenakan pakaian kebaya nasional, sedangkan yang laki-laki menggunakan pakaian sipil lengkap atau batik.

    “Meskipun memakai pakaian nasional pada upacara HUT RI menjadi sesuatu yang lazim, namun bagi WNI yang tinggal di negeri orang seperti kami menjadi suatu pengingat akan identitas bangsa. Bagi kami berpakaian nasional dan mengikuti upacara pengibaran sang saka merah putih di negeri orang merupakan momen special dan mengharukan,” kata Siti Sampin, WNI yang telah tinggal di Yunani selama 20 tahun.

    Dalam upacara HUT RI ke-74 tersebut, Duta Besar RI untuk Yunani, Ferry Adamhar, memberikan penghargaan kepada dua orang WNA yang telah berjasa pada hubungan kedua Indonesia-Yunani. Kedua WN Yunani yang memperoleh penghargaan adalah George Roupas dan Panagis Vourloumis.

    Roupas merupakan Ketua Asosiasi Hellenic Indonesian Friendship yang didirikan pada 2013. Dia telah memberikan kontribusi dalam meningkatkan promosi sosial dan budaya Indonesia kepada masyarakat Yunani.

    Sedangkan Vourloumis adalah warga Yunani yang memiliki peran di bidang politik Indonesia - Yunani di awal-awal berdirinya Kedutaan Besar RI di Yunani 1993, dimana sebelumnya dirangkap oleh KBRI Beograd, Republik Serbia.

    Wisma Duta Besar RI Athena, Yunani, saat pelaksanaan upacara HUT RI ke-74. Sumber: dokumen KBRI Athena, Yunani

    Penghargaan juga diberikan kepada salah satu lokal staf di KBRI Athena, Jhon Margetis. Margetis adalah warga Yunani dan penghargaan ini diberikan atas dedikasi dan kontribusinya yang baik selama mengabdi kepada KBRI Athena lebih dari 20 tahun.

    Duta Besar RI untuk Yunani, Ferry Adamhar mengungkapkan bahwa pemberian penghargaan dimaksudkan sebagai apresiasi atas kerja keras yang diberikan sesorang dalam peningkatan hubungan Indonesia dan Yunani tanpa memandang kewarganegaraan. Penghargaan ini sekaligus sebagai motivasi bagi yang lainnya untuk melakukan hal yang sama.

    Rangkaian upacara HUT RI ke-74 diakhiri dengan pemotongan tumpeng oleh Duta Besar Ferry, dimana potongan tumpeng diserahkan pada Konsul Kehormatan RI di Thessaloniki, Dimitris Ramoglou, George Roupas, Panagis Vourloumis dan wakil Ikatan Kerukunan Keluarga Indonesia di Yunani (IKKIY). Potong tumpeng menjadi tradisi dalam kegiatan upacara HUT RI di Yunani setiap tahunnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Nike ZoomX Vaporfly yang Membantu Memecahkan Rekor

    Sejumlah atlet mengadukan Nike ZoomX Vaporfly kepada IAAF karena dianggap memberikan bantuan tak wajar kepada atlet marathon.