Zakir Naik Akan Dipanggil Pemerintah Malaysia

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penceramah asal India, Zakir Naik,menyampaikan orasi ilmiahnya di hadapan ribuan para peserta di Baruga AP Pettarani, Universitas Hasanuddin, Makassar, Sulawesi Selatanm, 10 April 2017. Dalam ceramah umumnya, Dr Zakir Naik menyebut, puasa, zakat, dan berhaji ke Makkah tak hanya diajarkan oleh Islam, tapi juga diajarkan dalam ajaran Kristen. TEMPO/Iqbal Lubis

    Penceramah asal India, Zakir Naik,menyampaikan orasi ilmiahnya di hadapan ribuan para peserta di Baruga AP Pettarani, Universitas Hasanuddin, Makassar, Sulawesi Selatanm, 10 April 2017. Dalam ceramah umumnya, Dr Zakir Naik menyebut, puasa, zakat, dan berhaji ke Makkah tak hanya diajarkan oleh Islam, tapi juga diajarkan dalam ajaran Kristen. TEMPO/Iqbal Lubis

    TEMPO.CO, Jakarta - Malaysia akan memanggil ulama Zakir Naik terkait ucapannya yang kontroversi soal etnis minoritas di negara itu. Pemanggilan dilakukan karena Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad dan kabinetnya sedang mempertimbangkan sejumlah opsi setelah muncul perdebatan agar Zakir dideportasi ke negara asalnya India.

    Tidak dijelaskan kapan pemanggilan akan dilakukan. Menteri Dalam Negeri Malaysia Muhyiddin Yassin Kamis malam, 15 Agustus 2019, hanya mengatakan kepolisian Malaysia akan menginterograsi Zakir terkait ucapannya soal etnis Cina dan pemeluk agama Hindu Malaysia.

    Dikutip dari aljazeera.com, Sabtu, 17 Agustus 2019, Muhyiddin mengatakan anggota kabinet sudah mencapai kata sepakat dalam pertemuan yang digelar Rabu lalu yang menyimpulkan kalau Zakir harus angkat kaki dari Malaysia. Dia pun menegaskan otoritas berwenang Malaysia tidak akan ragu menindak siapapun yang mengancam harmonisasi masyarakat Malaysia.

    Zakir Naik, ulama asal India. Sumber: malaysiakini.com

    Ucapan Muhyiddin itu dibenarkan oleh kepolisian Malaysia yang mengkonfirmasi Zakir sedang dalam investigasi setelah menerima 115 komplain terhadap ulama itu. Namun kepolisian Malaysia tidak menjelaskan kapan Zakir akan tampil ke publik untuk menjawab tuduhan demi tuduhan yang diarahkan padanya.

    "Kasus Zakir sedang diinvestigasi atas tuduhan penghinaan internasional dengan tujuan memprovokasi memecah perdamaian," kata Datuk Huzir, Direktur divisi investigasi kriminal

    Menurut laporan yang beredar, kepolisian Malaysia telah memperingatkan Zakir agar tidak mengeluarkan pernyataan dalam sebuah acara konferensi umat Muslim yang dimulai pada Jumat, 16 Agustus 2019. Zakir adalah warga negara India yang diberikan izin tinggal permanen oleh pemerintah Malaysia pada era Perdana Menteri Najib Razak. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Industri Permainan Digital E-Sport Makin Menggiurkan

    E-Sport mulai beberapa tahun kemarin sudah masuk dalam kategori olahraga yang dipertandingkan secara luas.