Kim Jong Un Pakai Jam Tangan Seharga Rp 172 Juta Saat Tes Rudal

Reporter:
Editor:

Eka Yudha Saputra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ekspresi datar Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un saat menyaksikan uji coba dua rudal balistik jarak pendek pada Kamis, 25 Juli 2019. Korea Utara (Korut) menegaskan peluncuran rudal model baru itu merupakan peringatan serius untuk Korea Selatan (Korsel). KCNA/via REUTERS

    Ekspresi datar Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un saat menyaksikan uji coba dua rudal balistik jarak pendek pada Kamis, 25 Juli 2019. Korea Utara (Korut) menegaskan peluncuran rudal model baru itu merupakan peringatan serius untuk Korea Selatan (Korsel). KCNA/via REUTERS

    TEMPO.CO, JakartaKim Jong Un terekam kamera mengenakan jam tangan seharga Rp 172 juta saat mengawasi uji coba rudal Korea Utara.

    PBB melarang barang-barang mewah masuk Korea Utara karena uji coba senjata nuklirnya, termasuk melarang jam tangan mewah di antara barang-barang tertentu yang disebutkan.

    Tetapi para pakar Korea Selatan telah mengidentifikasi sebuah jam tangan unisex yang langka di pergelangan tangan Kim Jong Un dengan harga 10.000 poundsterling atau Rp 172 juta.

    Menurut laporan Mirror.co.uk, 14 Agustus 2019, seorang pakar Kim Chang-kyu mengatakan kepada sebuah surat kabar di Korea Selatan bahwa Kim tampaknya menggunakan IWC Portofino Automatic sambil menonton tes rudal baru-baru ini.

    Foto ini muncul hanya beberapa hari setelah foto-foto muncul dari Daesong Department Store di Pyongyang, yang tampaknya menjual merek-merek seperti Rolex, Tissot dan Omega, antara lain.

    "Rasio bezel dan penampilan lug pada arloji Kim Jong-un cocok dengan Portofino Automatic, kata Kim Chang-kyu. "Lokasi jendela tanggal dan bentuk logo juga identik."

    Arloji ini dijual seharga 11.700 franc Swiss atau Rp 172 juta.

    Kim Jong Un dikenal menyukai barang-barang mewah Swiss, setelah mengenyam pendidikan di sekolah-sekolah di Gümligen dan Köniz di Swiss.

    Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un menggunakan teropong binocular saat menyaksikan uji coba dua rudal balistik jarak pendek model baru pada Kamis, 25 Juli 2019. KCNA/via REUTERS

    Sebuah laporan tahun ini dari Center for Advanced Defense Studies yang berbasis di Washington DC menemukan bahwa Korea Utara masih memiliki cara untuk memenuhi permintaannya akan barang mewah.

    "Rezim Kim Jong Un terus mempertahankan kemampuan pengadaan yang canggih melalui negara-negara sekutu AS meskipun ada sanksi," tulis laporan. "Laporan kami menggunakan analisis jaringan dan rantai pasokan untuk menyelidiki pengiriman lebih dari 800 kendaraan mewah yang sebelumnya tidak dilaporkan ke Korea Utara."

    “Ini termasuk dua kendaraan antipeluru Mercedes-Maybach S600 Guard yang dikirim pada Oktober 2018 masing-masing bernilai lebih dari US$ 500.000 (Rp 7 miliar).

    "Kami menunjukkan bahwa kendaraan-kendaraan tersebut berasal dari Jerman, Belanda, dan Thailand sebelum dipindahkan melalui Cina, Jepang, Korea Selatan, dan Timur Jauh Rusia."

    Investigasi New York Times pada 17 Juli megungkap bagaimana Kim Jong Un menyelundupkan mobil mewah tersebut, dengan bantuan pengusaha pengiriman kapal Rusia.

    Kim Jong Un difoto mengenakan jam tangan mewah ketika ia mengamati tes rudal berpemandu taktis tipe baru pada 25 Juli.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Profil Ketua KPK Firli Bahuri dan Empat Wakilnya yang Dipilih DPR

    Lima calon terpilih menjadi pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi untuk periode 2019-2023. Firli Bahuri terpilih menjadi Ketua KPK.