Pesawat Scoot Singapura Batal Mendarat di Bandara Hong Kong

Reporter:
Editor:

Eka Yudha Saputra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penumpang melihat papan informasi keberangkatan setelah semua penerbangan yang meninggalkan Hong Kong dibatalkan karena protes di dalam terminal bandara di Hong Kong, Cina 12 Agustus 2019. [REUTERS / Thomas Peter]

    Penumpang melihat papan informasi keberangkatan setelah semua penerbangan yang meninggalkan Hong Kong dibatalkan karena protes di dalam terminal bandara di Hong Kong, Cina 12 Agustus 2019. [REUTERS / Thomas Peter]

    TEMPO.CO, Jakarta - Pesawat maskapai Scoot Singapura terbang kembali ke Singapura setelah demonstran kembali menduduki bandara Hong Kong.

    Menurut aporan CNN, 13 Agustus 2019, penumpang Scoot Flight TR980 dijadwalkan mendarat di Hong Kong pada pukul 6 pm waktu setempat.

    Namun maskapai penerbangan murah Singapura itu terpaksa kembali ke Singapura setelah bandara Hong Kong kembali lumpuh. Pesawat Scoot kembali ke Changi Airport pada pukul 8.37 pm waktu setempat.

    Perusahaan Scoot mengatakan seluruh penerbangan pada Rabu akan beroperasi sesuai jadwal.

    "Namun demikian, Scoot memonitor situasi terkini," kata pihak Scoot.

    Sejumlah penumpang beristirahat di tempat check-in setelah semua penerbangan dibatalkan akibat aksi unjuk rasa di Bandara Hong Kong, 12 Agustus 2019. Bandara Internasional Hong Kong memutuskan untuk membatalkan semua penerbangan yang akan berangkat maupun yang sedang menuju Hong Kong. Ribuan pengunjuk rasa pro-demokrasi menduduki kawasan bandara sambil memegang papan bertuliskan "Hong Kong tidak aman" dan "Malu pada polisi." REUTERS/Thomas Peter

    Scoot Singapura meminta pelanggan untuk memeriksa email mereka untuk informasi terbaru maskapai atau bisa melihat di situs web Scoot.

    Menurut laporan South China Morning Post, Otoritas Bandara Hong Kong mengumumkan seluruh keberangkatan ditunda setelah dmeonstran kembali menduduki gerbang check-in.

    "Hanya penumpang yang sudah check-in sebelum pukul 4.30 pm yang bisa berangkat," kata pengumuman tersebut.

    Ribuan demonstran telah menduduki area check-in bandara Hong Kong sekitar pukul 2.30 pm, sebelum bergerak ke gerbang keberangkatan sementara 1.000 orang beraksi di seksi kedatangan pesawat.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Nike ZoomX Vaporfly yang Membantu Memecahkan Rekor

    Sejumlah atlet mengadukan Nike ZoomX Vaporfly kepada IAAF karena dianggap memberikan bantuan tak wajar kepada atlet marathon.