Asisten Rumah Tangga Tuang Urine ke Makanan Majikan Arab Saudi

Reporter:
Editor:

Eka Yudha Saputra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi urine (pixabay.com)

    Ilustrasi urine (pixabay.com)

    TEMPO.CO, Jakarta - Asisten rumah tangga di Arab Saudi dicambuk 300 kali setelah menaruh urine ke makanan majikannya.

    Khaleej Times melaporkan pada 8 Agustus 2019, pengadilan Kota Dammam memvonis buruh migran perempuan asal Asia dengan 300 cambukan dan penjara satu setengah tahun. Asisten rumah tangga yang tidak diungkap identitas atau asal negaranya, divonis karena menaruh urine ke makanan yang ia masak untuk keluarga tempatnya bekerja.

    Selain hukum cambuk dan penjara, terpidana juga dilarang memasuki Arab Saudi setelah menjalani masa hukuman.

    Menurut media lokal, keluarga majikan mencium sesuatu yang aneh dari makanan yang mereka makan. Ketika ditanya, asisten rumah tangga tidak mengetahui apapun.

    Keluarga mengajukan gugatan setelahnya mereka menemukan botol dengan cairan kuning di rumah. Asisten rumah tangga mengakui cairan itu adalah urine.

    Asisten rumah tangga itu mengatakan kepada penuntut umum bahwa keluarga Arab Saudi itu memperlakukannya secara tidak adil, dan terpaksa menuangkan urine miliknya ke dalam makanan, sup, dan teh sejak dia mulai bekerja untuk mereka.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Arab Saudi Buka Bioskop dan Perempuan Boleh Pergi Tanpa Mahram

    Berbagai perubahan besar yang terjadi di Arab Saudi mulai dari dibukanya bioskop hingga perempuan dapat bepergian ke luar kerajaan tanpa mahramnya.