Model Cerebral Palsy Atasi Rasa Takut dengan Berenang

Reporter:
Editor:

Eka Yudha Saputra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penyintas Cerebral palsy Damion Gross, 20 tahun, berenang tanpa bantuan.[Daily Mail]

    Penyintas Cerebral palsy Damion Gross, 20 tahun, berenang tanpa bantuan.[Daily Mail]

    TEMPO.CO, Jakarta - Seorang model dengan cerebral palsy akhirnya bisa mengatasi rasa takutnya untuk berenang.

    Cerebral palsy merupakan sekelompok gangguan yang mempengaruhi individu secara berbeda. Hal ini dapat mempengaruhi cara seseorang bergerak, bagaimana mereka menjaga keseimbangan dan postur tubuh, dan dengan cara lain juga.

    Damion Gross, 20 tahun, terlihat berseri-seri setelah berhasil mengayuh jarak pendek di kolam di West Palm Beach, Florida, dengan bantuan ban karet.

    Sebelum memulai, dia memberi tahu porang-orang bahwa ini pertama kalinya dia berenang sendirian dan dia membuang rasa takutnya selama ini.

    "Memiliki cerebral palsy, sangat sulit untuk berenang sendiri, biasanya saya akan meminta seseorang untuk membantu saya berenang, tetapi kali ini saya ingin melakukan semuanya sendiri," kata Gross, dikutip dari Daily Mail, 9 Agustus 2019.

    Berguling ke atas perutnya, Gross kemudian menendang kakinya dan menggunakan lengannya untuk mendorong dirinya di sekitar kolam dalam video pendek.

    Setelah mencapai titik tertentu ia berdiri dengan senyum puas.

    "Aku berhasil. Aku bahagia," katanya.

    Rekaman ini telah dilihat lebih dari 40.000 kali sejak Gross mengunggahnya secara online dan penonton memujinya karena begitu jujur dan menyuarakan hal itu kepada para penyandang disabilitas.

    Dalam unggahan yang dibagikan pada hari Senin, Gross menulis, "Saya akhirnya menghadapi ketakutan saya, saya tidak percaya saya benar-benar bisa berenang sendiri."

    "Kamu sangat positif, ketika semuanya terasa sulit bagi saya sepanjang hari ini, namun melalui unggahan video ini kamu membuat semuanya terasa lebih mudah. Teruslah menggunggah hal-hal positif seperti ini," kata penggunda media sosial bernama Malik.

    "Amazing bro. Sungguh inspirasi yang sejati, teruskan!" tambah Nate Waskey, pengguna lain.

    Gross menjelaskan bahwa ia hanya bergabung dengan media sosial pada bulan Maret tetapi sejak itu telah bertekad untuk menginspirasi orang lain, katanya kepada Yahoo.

    Dia menambahkan, "Media sosial belum pernah melihat orang seperti saya sebelumnya. Kami tidak memiliki banyak orang yang berbicara tentang disabilitas."

    Gross menjelaskan bahwa tidak banyak orang dengan cerebral palsy memiliki kepercayaan diri pada tubuh mereka.

    "Saya sangat transparan. Saya sangat otentik. Saya selalu berbicara dalam pikiran saya,” ungkapnya.

    Berbicara tentang keberhasilan media sosialnya, di mana ia memiliki 52.000 pengikut Instagram dan 62.000 pengikut di Twitter, Gross percaya karyanya dapat mengubah cara ia dan orang lain memandang penderita cerebral palsy dan penyandang disabilitas.

    MEIDYANA ADITAMA WINATA | DAILY MAIL


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Anggota Kabinet Indonesia Maju yang Disusun Jokowi - Ma'ruf

    Presiden Joko Widodo mengumumkan para pembantunya. Jokowi menyebut kabinet yang dibentuknya dengan nama Kabinet Indonesia Maju.