Hutan Vertikal Pertama Mesir akan Dibangun

Reporter:
Editor:

Budi Riza

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mesir akan membangun hutan vertikal pertama di Afrika dengan bantuan arsitek asal Italia. Nuvomagazine.com

    Mesir akan membangun hutan vertikal pertama di Afrika dengan bantuan arsitek asal Italia. Nuvomagazine.com

    TEMPO.COKairo – Mesir bakal menjadi negara Afrika pertama yang membangun hutan vertikal.

    Ini akan dirancang oleh seorang arsitek asal Italia Stefano Boeri dengan bentuk tiga kubus bertumpuk vertikal.

    Rencananya, bangunan ini akan berdiri di kawasan gurun sekitar 45 kilometer sebelah timur ibu kota Kairo. 

    Menurut situs Boeri, hutan vertikal merupakan salah satu cara membangun keseimbangan eksistensi antara arsitektur dan alam di kawasan perkotaan.

    Upaya ini bertujuan meregenerasi lingkungan perkotaan tanpa menambah luas kota.

    “Kemampuan memperbanyak permukaan hijau di dalam dan sekitar kota kita merupakan salah satu cara paling efektif membalik tren perubahan iklim,” kata Boeri dalam wawancara pada 2018 dengan CNN.

    Boeri merupakan seorang arsitek dengan misi membangun hutan urban dari pertanian di perkotaan, taman di atap, hingga lokasi publik yang bakal dipenuhi pepohonan hijau.

    Dia pertama kali membangun hutan vertikal ini di kota kelahirannya Milan, Italia, yang terlihat rimbun hijau dan menyediakan lingkungan dengan manfaat kesehatan.

    Boeri bekerja sama dengan desainer asal Mesir yaitu Shimaa Shalash dan arsitek lansekap asal Italia yaitu Laura Gatti.

    Bangunan hutan vertikal ini akan berukuran 30 kali 30 meter setinggi tujuh tingkat. Boeri memperkirakan bangunan yang dijual kepada pengembang Misr Italia Properties itu bakal mampu menampung 350 pohon dan 14 ribu rerimbunan dari sekitar 100 spesies tanaman.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Arab Saudi Buka Bioskop dan Perempuan Boleh Pergi Tanpa Mahram

    Berbagai perubahan besar yang terjadi di Arab Saudi mulai dari dibukanya bioskop hingga perempuan dapat bepergian ke luar kerajaan tanpa mahramnya.