Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Penyelesaian Sengketa Laut Cina Selatan Masuk Babak Baru

image-gnews
Retno Marsudi. TEMPO/Yosep Arkian
Retno Marsudi. TEMPO/Yosep Arkian
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Indonesia menyambut baik kemajuan dalam upaya menyelesaikan sengketa Laut Cina Selatan antara Beijing dan ASEAN. Empat negara anggota ASEAN yakni Malaysia, Filipina, Vietnam dan Brunei Darussalam terlibat dalam perebutan wilayah perairan ini dengan Cina dan Taiwan.

Kementerian Luar Negeri dalam keterangan menyebut pada pekan lalu di Penang, Malaysia, telah dilakukan first reading dari single draft Code of Conduct (COC) yang nantinya akan mengatur lalu lintas keseharian di Laut Cina Selatan. Saat ini, naskah negosiasi COC sudah rampung sehingga bisa lanjut ke second reading.

"Yang kami harapkan adalah kemajuan positif yang ada di dalam meja perundingan untuk COC ini juga direfleksikan dalam situasi atau perkembangan di lapangan," kata Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi disela-sela pertemuan para Menteri Luar Negeri ASEAN atau AMM di Bangkok, Thailand, 1 Agustus 2019.

Parade angkatan laut Cina di Laut Cina Selatan terlihat dari satelit pencitraan, 28 Maret 2018. CNN - Planet Labs

Menurut Retno, kepercayaan dalam upaya penyelesaian sengketa Laut Cina Selatan amat penting demi terciptanya perdamaian dan stabilitas. Sebab stabilitas dan perdamaian itu hanya bisa terwujud jika seluruh pihak terkait menghomati hukum internasional, termasuk UNCLOS 1982.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

"Posisi indonesia mengenai masalah perkembangan di Laut Cina Selatan sangat jelas, yakni selalu berpijak pada prinsip-prinsip internasional," kata Retno.

Situasi di Laut Cina Selatan dalam beberapa bulan terakhir diselimuti ketegangan. Pada Rabu, 31 Juli 2019, Manila melayangkan protes diplomatik kepada Cina menyusul laporan yang menyebut lebih dari 100 kapal nelayan penangkap ikan asal Cina terlihat berlayar di kawasan Laut Cina Selatan.

Penasehat Keamanan Nasional Filipina Hermogenes Esperon Jr mengungkap ada 113 kapal nelayan Cina terlihat berkerumun di pulau Pag-asa pada 24 Juli dan 25 Juli 2019. Pag-asa atau yang dikenal pula dengan Thitu adalah pulau terbesar kedua di Kepulauan Spratly, Laut Cina Selatan.

Iklan




Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Filipina Tuduh Cina Tembakkan Meriam Air ke Kapal di Laut Cina Selatan, Beijing: Mereka Ilegal!

8 jam lalu

Sebuah kapal Penjaga Pantai Cina menyemprotkan meriam air ke kapal Penjaga Pantai Filipina di Laut Cina Selatan dalam foto selebaran yang dirilis pada 6 Agustus 2023. Penjaga Pantai Filipina/Reuters
Filipina Tuduh Cina Tembakkan Meriam Air ke Kapal di Laut Cina Selatan, Beijing: Mereka Ilegal!

Filipina mengutuk Penjaga Pantai Cina karena menembakkan meriam air ke kapal-kapalnya di Laut Cina Selatan


Rekap Hasil Final Australian Open 2023: Korea Selatan dan Cina Raih Dua Gelar Juara

9 jam lalu

Australia Badminton Open 2023. Dok. Ausbadmintonopen
Rekap Hasil Final Australian Open 2023: Korea Selatan dan Cina Raih Dua Gelar Juara

Di Australian Open 2023 ini, tim bulu tangkis Indonesia tak bisa membawa pulang gelar juara.


Kalung Mutiara: Aksesori yang Kembali Tren Usai Dipakai Aktris Cina Ni Ni

16 jam lalu

Dalam foto tersebut, Madonna tampil bergaya rock and roll dengan kalung mutiara, gelang rantai, dan rambut berikat bandana, serta celana jeans robek. Richard Corman/boredpanda
Kalung Mutiara: Aksesori yang Kembali Tren Usai Dipakai Aktris Cina Ni Ni

Ni Ni baru saja menyita perhatian masyarakat karena mengenakan kalung mutiara. Ini seluk-beluk kalung mutiara.


Arab Saudi Ucapkan Belangsungkawa Atas Banjir Bandang di Cina

21 jam lalu

Warga berjalan melewati puing-puing setelah sisa-sisa Topan Doksuri membawa hujan dan banjir, di kompleks perumahan di distrik Mentougou, Beijing, China 4 Agustus 2023. REUTERS/Tingshu Wang
Arab Saudi Ucapkan Belangsungkawa Atas Banjir Bandang di Cina

Raja Salman bin Abdulaziz dan Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman menyampaikan belansungkawa dan simpati mendalam atas banjir bandang di Cina


Jack Ma Pulang Kampung dan Beralih ke Sektor Pertanian

1 hari lalu

Jack Ma, pendiri Alibaba Group tiba di KTT
Jack Ma Pulang Kampung dan Beralih ke Sektor Pertanian

Pendiri Alibaba Group, Jack Ma diketahui telah pulang ke kampung halaman di Hangzhou, Cina dan memulai bisnis di industri pertanian.


DPR RI Ajukan 6 Poin Strategis untuk Draf Resolusi AIPA ke-44

1 hari lalu

Anggota DPR RI Fadli Zon. Foto : Dok/Man
DPR RI Ajukan 6 Poin Strategis untuk Draf Resolusi AIPA ke-44

Saat ini setiap kawasan, tak terkecuali ASEAN, dihadapkan pada fenomena shifting paradigm


Arab Saudi Gelar KTT Perdamaian untuk Ukraina, 40 Negara Berpartisipasi Termasuk Cina

1 hari lalu

Utusan Khusus China untuk Urusan Eurasia Li Hui meninggalkan markas besar Kementerian Luar Negeri Rusia setelah pembicaraan di Moskow, Rusia, 26 Mei 2023. REUTERS/Maxim Shemetov
Arab Saudi Gelar KTT Perdamaian untuk Ukraina, 40 Negara Berpartisipasi Termasuk Cina

Arab Saudi menggelar pertemuan membahas perdamaian di Ukraina selama tiga hari di Jeddah. Sebanyak 40 negara dilaporkan berpartisipasi, termasuk Cina.


Beruang Madu Berdiri Tegak di Kebun Binatang Hangzhou: Simak 8 Jenis Beruang di Dunia

2 hari lalu

Beruang Madu di kebun binatang China. FOTO/twitter
Beruang Madu Berdiri Tegak di Kebun Binatang Hangzhou: Simak 8 Jenis Beruang di Dunia

Selain beruang madu, terdapat 7 jenis beruang lain di dunia ini.


Profil Negara Mongolia, Tetangga Cina dan Rusia yang Dekat Amerika Serikat

2 hari lalu

Anggota band militer Mongolia tampil dalam Festival Musik Militer Internasional Menara Spasskaya 2016 di Moskow, Rusia, 26 Agustus, 2016. REUTERS
Profil Negara Mongolia, Tetangga Cina dan Rusia yang Dekat Amerika Serikat

Mongolia tandatangani kerja sama dengan Amerika Serikat untuk perjanjian penerbangan Open Skies. Berikut adalah profil negara tersebut.


Forum ASEAN di Yogya: Desa Wisata Butuh Dukungan Sektor Digital

2 hari lalu

Forum ASEAN di Yogya turut menyoroti persoalan desa wisata yang lokasinyanya berada di pinggiran, Kamis (3/8). Dok.istimewa
Forum ASEAN di Yogya: Desa Wisata Butuh Dukungan Sektor Digital

Di Yogyakartai, banyak desa wisata memiliki berbagai produk terutama kerajinan berkualitas. Mulai dari batik hingga yang memanfaatkan bahan alam.