Wartawan Pakistan Melaporkan Berita dengan Tubuh Terendam Banjir

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Azadar Hussain melaporkan berita dari lokasi banjir dalam kondisi tubuhnya terendam air hingga ke leher. Sumber: Twitter/Salman Qureshi

    Azadar Hussain melaporkan berita dari lokasi banjir dalam kondisi tubuhnya terendam air hingga ke leher. Sumber: Twitter/Salman Qureshi

    TEMPO.CO, Jakarta - Seorang wartawan dari stasiun televisi berita GTV di Pakistan menjadi perbincangan setelah tindakan yang dilakukannya viral. Wartawan yang bernama Azadar Hussain melaporkan berita dari lokasi banjir dalam kondisi tubuhnya terendam air hingga ke leher.

    Dikutip dari ndtv.com, Rabu, 31 Juli 2019, Azadar melaporkan berita dari kawasan Kot Chatta, sebuah wilayah di tengah Pakistan yang diterjang banjir. Dia nekad menerobos banjir dan melaporkan berita dalam kondisi tubuhnya terendam air.

    Euro News mewartakan Azadar melakukan hal itu untuk menjelaskan betapa beratnya kondisi yang dialami warga setempat setelah hujan lebat enam hari berturut-turut hingga mengarah pada banjir bandang.

    Sejak musim hujan di Pakistan dimulai pada bulan ini, banjir bandang itu diduga telah menewaskan puluhan orang dan menimbulkan korban luka.
    Rekaman video saat Azadar melaporkan berita dengan hampir seluruh badannya ditelan banjir diunggah GTV ke situs YouTube pada 25 Juli 2019 dan langsung viral. Video itu telah ditonton 1,4 juta kali dan juga dibagikan ke media sosial lainnya.

    Dalam rekaman video itu terlihat Azadar berdiri dengan air menutupinya hingga ke leher. Hanya kepalanya saja yang nongol dan mike GTV yang terlihat. Azadar menjelaskan banjir telah merusak lahan-lahan pertanian.

    Di sosial media, banyak yang memuji etos kerja Azadar. Namun tidak sedikit pula yang mengkritik GTV karena menempatkan wartawannya dalam bahaya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Profil Ketua KPK Firli Bahuri dan Empat Wakilnya yang Dipilih DPR

    Lima calon terpilih menjadi pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi untuk periode 2019-2023. Firli Bahuri terpilih menjadi Ketua KPK.