Kisah Istri Dukung Suami Poligami Jadi Sorotan di Malaysia

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Khuzatul, Fathonah dan Samuel hidup bersama dengan bahagia dalam kerangka poligami. Sumber: asiaone.com

    Khuzatul, Fathonah dan Samuel hidup bersama dengan bahagia dalam kerangka poligami. Sumber: asiaone.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Seorang istri di Malaysia mendadak menjadi buah bibir setelah kisahnya mendukung suami berpoligami muncul di Facebook. Perempuan yang diketahui bernama Khuzatul Atiqah, mencari sendiri perempuan lain untuk dijadikan istri kedua bagi suaminya. Dia melakukan itu saat sedang hamil. 

    Dikutip dari asiaone.com, Sabtu, 27 Juli 2019, Khuzatul menikah dengan suaminya Samuel Dzul pada tahun 2011. Namun saat kehamilannya yang kelima, Khuzatul sering tak enak badan. Khuzatul menuliskan dalam unggahannya di Facebook kalau kesehatannya terus menurun hingga membuatnya harus menggunakan kursi roda untuk bergerak.   

    Khuzatul, Fathonah dan Samuel hidup bersama dengan bahagia dalam kerangka poligami. Sumber: Facebook/asiaone.com

    Walhasil, dia mulai berpikir untuk mencarikan istri kedua buat suaminya. Khuzatul khawatir tak ada orang yang merawat suami dan anak-anaknya selama kehamilannya yang sulit itu. 

    Melalui media sosial, pada 2018 Khuzatul lalu bertemu dengan seorang ibu tunggal (janda) bernama Nur Fathonah. Dari sana, keduanya mulai menjadi teman baik hingga Khuzatul memintanya apakah dia bersedia menjadi istri kedua bagi suaminya. 

    Awalnya Fathonah tidak langsung mengiyakan. Dia bahkan harus dibujuk agar mau mengunjungi rumah Khuzatul untuk berbuka puasa bersama. 

    “Saya bisa melihat dia punya sebuah keluarga yang bahagia dan anak-anak saya juga gembira saat kami ke sana,” kata Fathonah.     

    Akhirnya, Fathonah setuju untuk menjadi istri kedua Samuel. Dia tersentuh ketika semua anggota keluarga menjaga kebersamaan dan saling menyayangi. Pernikahan pun diselenggarakan dalam sebuah perayaan sederhana.

    Khuzatul, Fathonah dan Samuel hidup bersama dan mengelola sebuah studio rekaman di kota Shah Alam.   

    Dalam hukum Islam Malaysia, keluarga muslim sudah boleh melakukan praktik poligami, meski dalam masyarakat praktik poligami masih dipersoalkan. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Industri Permainan Digital E-Sport Makin Menggiurkan

    E-Sport mulai beberapa tahun kemarin sudah masuk dalam kategori olahraga yang dipertandingkan secara luas.