Mobil Van Pembawa Narkoba 270 Kg Tabrak Mobil Polisi

Reporter:
Editor:

Eka Yudha Saputra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kondisi mobil patroli polisi setelah ditabrak mobil van pembawa narkoba.[NSW Police Force/ABC]

    Kondisi mobil patroli polisi setelah ditabrak mobil van pembawa narkoba.[NSW Police Force/ABC]

    TEMPO.CO, Jakarta - Sebuah mobil van yang membawa narkoba menabrak mobil polisi yang terparkir di depan kantor polisi Sydney, Australia.

    Seorang pria bernama Simon Tu, 26 tahun, ditangkap setelah menabrak mobil polisi pada Senin pukul 10.30 pagi.

    Namun ternyata mobil van yang dikendarai Simon mengangkut 273 kilogram sabu, menurut laporan ABC, 23 Juli 2019.

    Mobil van Toyota HiAce, menghancurkan bagian depan sedan polisi dan menyerempet sebuah van polisi yang diparkir di samping sedan patroli.

    Tidak ada petugas yang terluka dalam kecelakaan itu.

    Polisi New South Wales mengatakan merek kemudian menemukan 273 kilogram narkoba di dalam mobil van.[NSW Police/ABC]

    Insiden itu sempat terekam CCTV dan polisi langsung mencari pelaku.
    Menurut laporan The Australian, seorang Komandan Area Polisi Ryde menemukan pengemudi itu, seorang lelaki berusia 26 tahun mengenakan kemeja putih, di Church Street di pinggiran kota Ryde dan menanyainya sebelum mencari Toyota HiAce-nya.

    Setelah digeledah, polisi menemukan beberapa kardus berisi lebih dari 270 kg zat kristal sabu.

    Sabu tersebut diperkirakan bernilai lebih dari AUS$ 200 juta atau Rp 125 juta.

    Polisi menangkap pengemudi dan membawanya ke Kantor Polisi Ryde sebelum mengambil van untuk pengujian forensik lebih lanjut.

    Pengemudi mobil van telah didakwa dengan dakwaan peredaran narkoba, mengemudi lalai, dan tidak memberikan keterangan valid kepada polisi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?