Trump Klaim Tembak Jatuh Drone, Iran Akui Tak Kehilangan Drone

Reporter:
Editor:

Eka Yudha Saputra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Versi Iran dari drone RQ-170 Amerika. [Kantor Berita Tasnim via REUTERS]

    Versi Iran dari drone RQ-170 Amerika. [Kantor Berita Tasnim via REUTERS]

    TEMPO.CO, Jakarta - Juru bicara militer Iran membantah klaim AS yang telah menembak jatuh drone Iran, mengatakan semua drone Iran sudah pulang ke pangkalan dengan aman.

    "Semua drone milik Iran di Teluk Persia dan Selat Hormuz...telah pulang ke pangkalan mereka dengan aman setelah misi identifikasi dan pengawasan, dan tak ada laporan tentang aksi dari USS Boxer," kata Abolfazl, juru bicara angkatan bersenjata, mengatakan kepada Kantor Berita Tasnim.

    Reuters melaporkan, Donald Trump mengklaim pada Kamis kemarin bahwa AS telah menembak drone yang terbang dari jarak 914 meter dari kapal perang AS USS Boxer.

    Para pejabat mengatakan, pesawat tak berawak yang relatif kecil itu berjarak 1.000 meter dari Boxer, sebuah kapal serbu amfibi Amerika Serikat di Selat Hormuz.

    Tidak diketahui apakah drone itu dipersenjatai, tetapi juru bicara Pentagon, Jonathan Hoffman, mengatakan bahwa pesawat itu berada dekat pada jarak ancaman sebelum ditembak jatuh di atas perairan internasional, lapor New York Times.

    Wakil Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi juga menuduh militer AS mungkin telah menembak drone mereka sendiri.

    Menteri luar negeri Iran, Mohammad Javad Zarif, juga menampik klaim Donald Trump. "Masalah drone sedang diselidiki, tetapi berdasarkan berita terbaru yang saya miliki dari Teheran, kami tidak memiliki informasi tentang kehilangan drone," kata Menlu Iran itu kepada wartawan di markas PBB.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Anggota Kabinet Indonesia Maju yang Disusun Jokowi - Ma'ruf

    Presiden Joko Widodo mengumumkan para pembantunya. Jokowi menyebut kabinet yang dibentuknya dengan nama Kabinet Indonesia Maju.