Kapal Tanker MT Riah yang Ditahan Iran Menghilang di Selat Hormuz

Reporter:
Editor:

Budi Riza

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sebuah foto yang diambil pada Senin menunjukkan kapal tanker minyak

    Sebuah foto yang diambil pada Senin menunjukkan kapal tanker minyak "Amjad" salah satu dari dua kapal milik Arab Saudi yang diklaim Riyadh disabotase.[CNN]

    TEMPO.COTeheran – Kapal tanker MT Riah, yang ditahan oleh pasukan Garda Revolusi Iran, diduga merupakan milik sebuah perusahaan di Uni Emirat Arab.

    Kapal tanker kecil yang membawa sekitar satu juta liter minyak mentah ini sempat mengirimkan sinyal meminta bantuan beberapa hari lalu sebelum menghilang.

    “Namun, kapal tanker ini tidak membawa kru dari UEA,” kata Salem AL Zaabi, direktur Kerjasama Keamanan Internasional dari Kementerian Luar Negeri UEA seperti dilansir Gulfnews pada Selasa, 16 Juli 2019.

    Salem mengatakan UEA sedang memonitor ini dengan negara mitra internasional.

    Kapal tanker ini sedang melewati Selat Hormuz, Iran, dan harus melewati pos pemeriksaan di mulut selat saat sinyalnya hilang pada awal pekan ni.

    CNN melansir dinas intelijen AS menduga kapal ini telah ditahan oleh pasukan Iran. Namun, ada yang menduga kapal itu mengalami masalah dan ditarik oleh kapal pandu dari Iran.

    Kapal ini juga berukuran kecil yaitu dengan kapasistas 2.000 ton serta berusia 30 tahun, seperti dilansir MT Riah.

    Ukuran kapal ini sangat kecil dibandingkan dengan 160 ribu ton milik British Heritage, yang sempat didekati oleh kapal perang Iran beberapa hari sebelumnya.

    Kapal Tanker Iran yaitu Grace 1 juga ditahan oleh kapal perang dari Angkatan Laut Kerajaan Inggris karena diduga menyuplai minyak mentah untuk Suriah. Uni Eropa mengenakan sanksi larangan penjualan minyak ke Suriah karena diduga melanggar HAM dalam perang sipil yang terjadi di negara itu.

    Gulfnews juga melansir AL Kerajaan Inggris telah mengirim kapal perang ketiga ke kawasan Teluk, yaitu HMS Kent. Sebelumnya, ada kapal HMS Duncan, yang merupakan kapal penghancur anti serangan udara, dan kapal frigate HMS Montrose.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Anggota Kabinet Indonesia Maju yang Disusun Jokowi - Ma'ruf

    Presiden Joko Widodo mengumumkan para pembantunya. Jokowi menyebut kabinet yang dibentuknya dengan nama Kabinet Indonesia Maju.