Presiden Guatemala Batal Bertemu Trump Soal Krisis Imigran

Reporter:
Editor:

Budi Riza

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Polisi AS khusus perbatasan mengawasi imigran yang akan menyeberangi perbatasan antara Meksiko dan AS secara ilegal, di kawasan Tijuana, Meksiko, 11 Desember 2018. REUTERS

    Polisi AS khusus perbatasan mengawasi imigran yang akan menyeberangi perbatasan antara Meksiko dan AS secara ilegal, di kawasan Tijuana, Meksiko, 11 Desember 2018. REUTERS

    TEMPO.CO, Meksiko City – Pemerintah Guatemala menunda rencana kedatangan Presiden Jimmy Morales ke Washington, Amerika Serikat, untuk bertemu Presiden Donald Trump untuk membahas soal imigran.

    Baca juga: Guru Tweet Trump Hapus Siswa Imigran Meksiko, Ini yang Terjadi

     

    Rencananya Morales dan Trump bakal membicarakan soal posisi Guatemala sebagai negara ketiga yang menjadi tempat penampungan para pencari suaka dari Amerika Latin yang ingin masuk ke AS.

    “Rencana pertemuan ini ditunda hingga Mahkamah Konstitusi Guatemala mengeluarkan putusan soal ini,” begitu dilansir Reutes pada Ahad, 14 Juli 2019.

    Baac juga: Trump Minta Imigran Tinggal di Meksiko, Ancam Tutup Perbatasan

     

    Pada pekan lalu, lima orang bekas pejabat senior Guatemala mengajukan gugatan ke pengadilan untuk memblokir kesepakatan antara AS dan pemerintah Guatemala, yang menjadikan negara itu sebagai tempat penampungan imigran dari Amerika Latin yang ingin masuk AS.

    Kesepakatan ini mengatur ketentuan Guatemala menyediakan perlindungan kepada para pencari suaka yang ingin masuk AS. Imigran dari Honduras, El Salvador dan lainnya biasanya melewati Meksiko dan Guatemala jika mau masuk AS.

    Baca juga:Maskapai di Meksiko Berikan Penerbangan 1 Dolar ke Imigran Ilegal

     

    Sikap penolakan terhadap kesepakatan AS dan Guatemala ini meningkat belakangan di negara Amerika Latin itu.

    “Pemerintah menegaskan tidak berencana menandatangani perjanjian untuk mengkonversi Guatemala menjadi negara ketiga yang menampung imigran,” begitu pernyataan dari pemerintah Guatemala.

    Soal imigran ini, pemerintah AS mengatakan,”Akan terus bekerja sama dengan pemerintah Guatemala untuk langkah kongkrit dan segera untuk mengatasi krisi imigrasi.”


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Nike ZoomX Vaporfly yang Membantu Memecahkan Rekor

    Sejumlah atlet mengadukan Nike ZoomX Vaporfly kepada IAAF karena dianggap memberikan bantuan tak wajar kepada atlet marathon.