Iran Dituding Hadang Kapal Tanker Inggris di Selat Hormuz

Reporter:
Editor:

Eka Yudha Saputra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Fregat Royal Navy Tipe 23 HMS Montrose melakukan serangkaian manuver selama latihan Marstrike 05 di lepas pantai Oman 22 Maret 2005. Gambar diambil 22 Maret 2005. [POA (Phot) Mick Storey / Angkatan Laut Kerajaan / Selebaran via REUTERS.]

    Fregat Royal Navy Tipe 23 HMS Montrose melakukan serangkaian manuver selama latihan Marstrike 05 di lepas pantai Oman 22 Maret 2005. Gambar diambil 22 Maret 2005. [POA (Phot) Mick Storey / Angkatan Laut Kerajaan / Selebaran via REUTERS.]

    TEMPO.CO, Jakarta - Inggris mengklaim kapal Garda Revolusi Iran mencoba menghadang sebuah kapal tanker Inggris yang melewati Selat Hormuz.

    Namun menurut pemerintah Inggris pada Kamis, ketiga kapal Iran mundur setelah mendapat peringatan dari kapal perang Inggris.

    "HMS Montrose terpaksa menempatkan dirinya di antara kapal-kapal Iran dan British Heritage, dan mengeluarkan peringatan lisan kepada kapal-kapal Iran, yang kemudian berbalik," kata juru bicara pemerintah Inggris, dikutip dari laporan Reuters, 11 Juli 2019.

    Baca juga: Iran Desak Inggris Lepaskan Kapal Tanker yang Disita di Gibraltar

    Kapal tanker minyak British Heritage dioperasikan oleh BP (British Petroleum) di bawah bendera Isle of Man, menurut data pengiriman.

    Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif menolak laporan Inggris sebagai tuduhan tidak berdasar, menurut kantor berita semi-pemerintah Fars.

    Sementara Garda Revolusi elit Iran pada hari Kamis menolak klaim AS bahwa mereka mencoba untuk menghentikan sebuah kapal tanker Inggris di Teluk sehari sebelumnya.

    Baca juga: Kapal Tanker Iran Disita Inggris karena Langgar Sanksi Minyak

    Lima kapal yang diyakini milik Garda Revolusi Iran mendekati sebuah kapal tanker minyak Inggris di Teluk pada hari Rabu dan memintanya untuk berhenti di perairan Iran dekat tetapi mundur setelah kapal perang Inggris memperingatkan mereka, kata para pejabat AS.

    Angkatan Laut Garda Revolusi Iran mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa kapal patroli mereka sedang melakukan tugas normal, menurut Fars.

    Baca juga: Kapal Tanker Iran Disita Inggris, Tehran Ancam Bakal Balas

    "Dalam 24 jam terakhir belum ada pertemuan dengan kapal asing termasuk kapal Inggris," kata pernyataan IRGC.

    Insiden itu terjadi hampir seminggu setelah Marinir Kerajaan Inggris menyita kapal tanker Iran, Grace 1, dari Gibraltar karena dituduh melanggar sanksi Uni Eropa dengan membawa minyak ke Suriah.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.