Beri Donasi Buku Bekas, Pria Australia Kena Denda, Kok Bisa?

Reporter:
Editor:

Budi Riza

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi buku. Sxc.hu

    Ilustrasi buku. Sxc.hu

    TEMPO.CO, Melbourne - Seorang pria Melbourne, Australia, mengalami peristiwa unik saat menyumbang setumpuk buku. Alih-alih mendapat apresiasi, Dan Alessio, 78 tahun, justru terkena denda dengan tuduhan membuang sampah sembarangan.

    Baca juga: Ular Piton di Australia Terekam Kamera saat Memangsa Buaya

     

    “Dia menaruh buku-buku itu di depan sebuah toko Salvation Army di Fairfield,” begitu dilansir News pada Senin, 8 Juli 2019.

    Dewan Kota Darebin menggunakan bukti rekaman CCTV untuk mengidentifikasi nomor plat mobil milik Alessio dan mengetahui alamat rumahnya. Dewan mengirimkan surat denda senilai 322 dolar Australia atau sektiar Rp3.2 juta ke rumah Alessio.

    Baca juga: Pria Australia Jadi Tajir setelah Bisnis Properti Apartemen

     

    Setelah terkena denda ini, Alessio menulis surat kepada Dewan untuk mengajukan keringanan atas denda yang dikenakan kepadanya. Dia beralasan apa yang dilakukannya murni sebuah kesalahan. Namun, Dewan berkukuh Alessio tetap harus membayar denda.

    “Kesalahan saya adalah tidak membawa buku-buku itu saat toko sedang buka,” kata dia. “Seharusnya saya buang saja buku-buku itu.”

    Menurut Alessio, dia harus bekerja satu pekan penuh untuk bisa membayar denda itu. Menurut Dewan ada aturan petugas bisa mengenakan denda di lokasi kepada warga yang buang sampah sembarangan.

    Baca juga: Keluarga di Australia Temukan Biji Emas Setengah Kilogram

     

    “Donasi kepada toko penerima donasi hanya bisa dilakukan saat toko sedang buka,” begitu pernyataan dari Dewan Darebin, Melbourne, Australia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Arab Saudi Buka Bioskop dan Perempuan Boleh Pergi Tanpa Mahram

    Berbagai perubahan besar yang terjadi di Arab Saudi mulai dari dibukanya bioskop hingga perempuan dapat bepergian ke luar kerajaan tanpa mahramnya.