Ulah Turis Cina Membuat Taman Ekologi Ini Ditutup Kembali

Reporter:
Editor:

Maria Rita Hasugian

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ratusan turis Cina memetik bunga teratai dari Taman Ekologi dan Budaya Longqiao di Sichuan, Cina yang baru dibuka dan terpaksa ditutup kembali akibat ulah turis tersebut. [THE STAR]

    Ratusan turis Cina memetik bunga teratai dari Taman Ekologi dan Budaya Longqiao di Sichuan, Cina yang baru dibuka dan terpaksa ditutup kembali akibat ulah turis tersebut. [THE STAR]

    TEMPO.CO, Jakarta - Taman Ekologi dan Budaya Longqiao di Sichuan, Cina baru saja dibuka kembali, namun terpaksa ditutup hingga akhir tahun akibat ratusan turis Cina memetik semua bunga teratai di taman itu.

    Taman yang terkenal dengan kebun bunga teratai seluas 250 ribu meter per segi menjadi tujuan turis Cina.

    Baca juga: Vietnam Usir Turis Cina Pakai T-Shirt Peta Laut Cina Selatan

    Mengutip The Star, 4 Juli 2019, sejumlah manajer taman menjelaskan, taman itu baru saja dibuka setelah ditutup sejak Maret lalu karena perbaikan pengairan.

    Sekitar 200 hingga 300 turis diyakini melanggar aturan dengan memetik bunga teratai sejak musim panas di awal Juni yang membuat bunga-bunga bermekaran.

    Baca juga: Turis Cina Coba Selundupkan Ular AS, Ini Hasilnya

    Bahkan ada turis Cina yang meloncati pagar pembatas demi memetik bunga teratai.

    "Kami tidak dapat mengendalikan para turis. Kami hanya mampu menjamin kami telah melakukan pekerjaan kami dengan baik," kata Zhou, anggota staf pengelola taman ekologi dan budaya di Cina menanggapi ulah ratusan turis Cina.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Upaya Pemerintah Mengolah Sampah Menjadi Bahan Baku PLTSa

    Pemerintah berupaya mengurangi persoalan sampah dengan cara mengolahnya menjadi energi penggerak PLTSa di duabelas kota di Indonesia.