Pria India Pulang ke Rumah Setelah Dimakamkan Keluarganya

Reporter:
Editor:

Eka Yudha Saputra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi mayat. guardian.ng

    Ilustrasi mayat. guardian.ng

    TEMPO.CO, Jakarta - Pria India yang disangka sudah meninggal pulang ke rumah keluarganya setelah dimakamkan.

    Seorang lelaki berusia 45 tahun dari Karnataka pergi ke rumah seorang kerabat selama beberapa hari setelah perselisihan keluarga, tetapi terkejut mengetahui bahwa keluarganya mengira dia sudah mati.

    Baca juga: Divonis Meninggal, Pria di India Hidup Kembali Sebelum Dimakamkan

    Dikutip dari Khaleej Times, menurut laporan di Times of India, pria yang diidentifikasi sebagai Shivanna, seorang petani, meninggalkan rumahnya pada 16 Juni untuk melarikan diri dari pertengkaran keluarga.

    Ketika dia tidak kembali setelah dua hari, keluarganya mengajukan pengaduan orang hilang pada tanggal 18 Juni. Pada hari yang sama, polisi menemukan mayat yang sudah membusuk di dekat daerah Hassan di Karnataka, tempat Shivanna tinggal.

    Baca juga: Viral Pria India Menikahi Mayat Tunangannya

    Polisi memberi tahu keluarga Shivanna tentang mayat itu dan memanggil mereka untuk identifikasi. Namun keluarga tidak bisa mengidentifikasinya karena mayatnya sudah sangat membusuk. Jasad yang dikira keluarga sebagai Shivanna lantas dikuburkan.

    Setelah dua minggu ketika Shivanna memutuskan untuk kembali ke keluarganya, dia diberitahu oleh kerabat bahwa mereka sudah melakukan upacara kematian.

    Baca juga: Polisi Mau Hidupkan Mayat Ayahnya Pakai Teknik India Kuno

    Sementara itu sehari setelah pemakaman, keluarga tersebut menerima kabar bahwa Shivanna tinggal bersama seorang kerabat di Bengaluru dan bergegas menjemputnya.

    Shivanna dipastikan hidup dan polisi harus menggali kembali mayat almarhum yang tidak dikenal yang secara keliru telah dimakamkan keluarga Shivanna.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Profil Ketua KPK Firli Bahuri dan Empat Wakilnya yang Dipilih DPR

    Lima calon terpilih menjadi pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi untuk periode 2019-2023. Firli Bahuri terpilih menjadi Ketua KPK.