Lebih dari 200 Tamu HUT ke 90 Imelda Marcos Keracunan Makanan

Reporter:
Editor:

Maria Rita Hasugian

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Imelda Marcos. AP/Pat Roque

    Imelda Marcos. AP/Pat Roque

    TEMPO.CO, Jakarta - Perayaan hari ulang tahun atau HUT Imelda Marcos, mantan ibu negara Filipina dan mantan narapidana korupsi, yang ke 90 berakhir tragis karena lebih dari 200 tamu mengalami keracunan makanan dan dilarikan ke beberapa rumah sakit.

    Para tamu muntah dan kepala mereka terasa pusing setelah memakan makanan khas Filipina, adobo telur ayam.

    Baca juga: Perhiasan Imelda Marcos yang Disita Filipina Bakal Dijual

    Mengutip laporan South China Morning Post, 3 Juli 2019, perayaan ulang tahun Imelda Marcos dihadiri sekitar 2 ribu tamu. Mereka menikmati hidangan yang disajikan termasuk adobo telur. Namun keracunan makanan dialami sekitar 200 orang.

    Seorang anak Imelda Marcos, Imee Marcos kemudian mengucapkan permohonan maaf seraya memastikan semua tahu yang mengalami keracunan makanan akan diberikan perawatan yang terbaik.

    "Kami akan menjaga mereka yang dirawat dan penuh harap kami akan mengunjungi mereka satu per satu. Saya juga berharap kita tetap cantik saat mencapai usia 90, baik dan penolong seperti ibu saya," kata Imee.

    Baca juga: Imelda Marcos Membangun Mimpi di Usia 80

    Ferdinand Marcos Jr, anak laki-laki Imelda Marcos mengatakan, penyelenggara pesta berusaha mencari tahu apa yang salah sehingga para tamu mengalami keracunan makanan.

    "Penyelenggara memastikan kami bahwa mereka bekerja dengan otoritas. Saya mohon maaf dan memohon pengertian tentang insiden ini. Kami menolong semua korban hingga mereka keluar dari rumah sakit," ujarnya.

    Imelda Marcos merupakan istri mantan presiden Ferdinand Marcos pada tahun 1965-1986 yang digulingkan lewat aksi masyarakat Filipina yangd dikenal dengan revolusi People Power. Marcos kemudian lari ke luar negeri sebagai eksil, pelarian.

    Baca juga: Curi Lukisan, Sekretaris Imelda Marcos Dihukum

    Transparancy International pada tahun 2004 menyatakan Marcos sebagai orang nomor dua paling korup sepanjang masa. Mantan presiden Indonesia, Soeharto berada di urutan pertama.

    Marcos dan kroninya dituding telah mencuri uang negara mencapai US$ 10 miliar dari Kementerian Keuangan Filipina di masa kekuasaannya.

    Imelda Marcos dikenal suka mengenakan pakaian mewah dan mengkoleksi sekitar seribu pasang sepatu, perhiasan mewah, benda seni, dan properti.

    Marcos meninggal tahun 1989, Imelda dan anak-anaknya pun kembali dari pelariannya ke luar negeri tahun 1991. Mereka menjadi sosok berpengaruh di bidang politik Filipina. Imelda Marcos bahkan pernah 2 kali maju dalam pemilihan presiden dan terpilih tiga kali sebagai anggota Kongres.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Nike ZoomX Vaporfly yang Membantu Memecahkan Rekor

    Sejumlah atlet mengadukan Nike ZoomX Vaporfly kepada IAAF karena dianggap memberikan bantuan tak wajar kepada atlet marathon.