Baju Terlalu Seksi, Penumpang Ini Dikeluarkan dari Penerbangan

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Harriet Osborne, 31 tahun, ibu rumah tangga, dikeluarkan dari penerbangannya karena berpakaian dengan belahan dada terlalu rendah. Sumber: Eastnews Press Agency/mirror.co.uk

    Harriet Osborne, 31 tahun, ibu rumah tangga, dikeluarkan dari penerbangannya karena berpakaian dengan belahan dada terlalu rendah. Sumber: Eastnews Press Agency/mirror.co.uk

    TEMPO.CO, Jakarta - Seorang penumpang perempuan asal Inggris di penerbangan Easyjet diusir keluar oleh pramugari karena memakai pakaian dengan belah dada terlalu rendah dan transparan. Pengusiran dilakukan setelah sejumlah penumpang komplain kepada awak pesawat soal pakaian penumpang itu, yang bahkan seluruh area payudaranya nyaris terlihat.

    Dikutip dari mirror.co.uk, Minggu, 30 Juni 2019, perempuan itu adalah Harriet Osborne, 31 tahun, ibu rumah tangga dengan dua anak. Osborne mengaku sedih karena tersinggung disebut baju atasannya terlalu transparan. Ucapan itu disebut Osborne telah membuatnya merasa murahan.

    Baca juga:Gara-gara Makan Sandwich, Pramugari EasyJet Dipecat

    Harriet Osborne, 31 tahun, ibu rumah tangga, dikeluarkan dari penerbangannya karena berpakaian dengan belahan dada terlalu rendah. Sumber: Eastnews Press Agency/mirror.co.uk

    Baca juga:Penumpang Terbangun di Pesawat Air Canada, Kabin sudah Kosong

    Maskapai Easyjet mengatakan Osborne terpaksa dikeluarkan dari penerbangan karena perilakukanya telah mengganggu awak pesawat. Easyjet adalah maskapai berbiaya murah asal Inggris.

    Dalam wawancara dengan The Sun, Osborne mengatakan awak pesawat telah bersikap buruk padanya. Beberapa pramugari mengkonfrontasinya di hadapan penumpang lain sambil mengatakan dia tidak boleh berpakaian seperti itu.

    "Seorang pramugari mengatakan pada saya, oh tidak tolong ketepi. Anda tidak bisa diterima di penerbangan ini dengan pakaian seperti itu. Anda harus memakai baju atasan," kata Osborne menirukan ucapan seorang pramugari yang menegurnya.

    Pramugari tersebut lalu memintanya untuk turun dari pesawat yang hendak dinaikinya. Osborne pun keluar dan memakai baju atasan. Namun saat dia hendak kembali ke dalam pesawat, dia tetap tidak diizinkan masuk dalam penerbangan tersebut. Osborne lalu digiring keluar dari area pesawat dan hal ini membuatnya sangat terkejut.

    Osborne mengatakan dia tidak pernah memamerkan tubuhnya, bahkan di rumah sekalipun. Namun karena dia sedang liburan maka pakaian transparan itu pun spontan dikenakkannya.

    EasyJet mengkonfirmasi satu penumpang dari Malaga, Spanyol, ke Bandara Stansted, London, pada 23 Juni 2019 diputuskan tidak bisa terbang karena perilakunya telah mengganggu. Awak pesawat telah memintanya dengan sopan untuk memakai atasan tambahan, dimana hal ini telah dipenuhinya. Akan tetapi, dia kemudian bersikap mengganggu terhadap salah seorang awak kabin. EasyJet tidak bisa mentolelir perilaku yang mengancam staf.

    Setelah ditolak terbang, Osborne terpaksa tidur di lantai bandara Malaga, Spanyol, bersama temannya. Dia terbang ke Inggris pada keesokan harinya setelah membayar biaya tambahan £149 agar bisa naik penerbangan berikutnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Anggota Kabinet Indonesia Maju yang Disusun Jokowi - Ma'ruf

    Presiden Joko Widodo mengumumkan para pembantunya. Jokowi menyebut kabinet yang dibentuknya dengan nama Kabinet Indonesia Maju.