Kanada Masukkan Kelompok Neo Nazi dalam Daftar Teroris

Reporter:
Editor:

Maria Rita Hasugian

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bendera Kanada dengan gambar daun ganja saat kampanye legalisasi ganja tahunan di Parliament Hill di Ottawa, Ontario, Kanada, 20 April 2017.[REUTERS/Chris Wattie]

    Bendera Kanada dengan gambar daun ganja saat kampanye legalisasi ganja tahunan di Parliament Hill di Ottawa, Ontario, Kanada, 20 April 2017.[REUTERS/Chris Wattie]

    TEMPO.CO, Jakarta - Kanada untuk pertama kali memasukkan kelompok neo Nazi dan sayap militernya ke dalam daftar organisasi teroris. Organisasi ini mengagungkan kulit putih atau supremasi kulit putih. 

    Kelompok neo-Nazi bernama Blood and Honour dan sayap militernya, Combat 18 dimasukkan dalam daftar teroris pada hari Jumat lalu bersama 60 kelompok teroris lainnya seperti al-Qaeda, Boko Haram, dan ISIS.

    Baca juga: Inggris Putuskan Suami Istri Bersalah Beri Nama Anak Adolf Hitler

    Mengutip laporan CNN, 27 Juni 2019, setelah masuk dalam daftar teroris, maka aset kelompok neo-Nazi tersebut dapat disita dan organisasi yang membantu aktivitas kelompok teroris ini akan dapat dijadikan subjek hukum pelaku kejahatan.

    Blood and Honour didirikan di Inggris tahun 1987 oleh Ian Stuart Donaldson, penyanyi yang membenci band rock. Nama Blood and Honour diambil dari slogan gerakan Anak Muda Hitler dan diasosiasikan dengan kelompok pembunuh dan pelaku ledakan di dunia.

    Baca juga: AfP, Partai Neo-Nazi Akhirnya Masuk Parlemen Jerman

    Pemerintah Kanada menggambarkan Blood and Honour sebagai jaringan internasional neo-Nazi yang ideologinya berasal dari doktrin sosialis nasional Nazi Jerman.

    Rekam jejak tentang kekejaman kelompok ini antara lain terjadi tahun 1998, yakni empat anggota Blood and Honour di Tampa, Florida, Amerika Serikat membunuh dua gelandangan.

    Pada Februari 2012, anggota Blood and Honour serta Combat 18 mengebom sebuah bangunan di Republik Czech yang sebagian besar ditempati keluarga Rumania.

    Baca juga: 3 Tewas dalam Bentrokan Pawai Supremasi Kulit Putih di Amerika

    Lembaga Intelijen Keamanan Kanada menjelaskan, terorisme sayap-kanan sebagai ancaman bagi keamanan nasional.

    Selain memasukkan dalam daftar teroris, Kanada baru saja mengumumkan inisiatifnya menindak keras konten teroris dan kekerasan ekstrimis online. Pemerintah mendanai hingga US$ 1 juta untuk platform ini guna membantu sejumlah perusahaan mendeteksi dan menghapus konten ekstrimis. Selain itu, Kanada akan mengadakan KTT Anak Muda untuk melawan ekstrimis online yang masuk melalui Twitter, Microsof, Facebook, dan Google.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tingkat Kepuasan Kinerja dan Catatan Baik Buruk 5 Tahun Jokowi

    Joko Widodo dilantik menjadi Presiden RI periode 2019 - 2024. Ada catatan penting yang perlu disimak ketika 5 tahun Jokowi memerintah bersama JK.