Porsi Makanan Berkurang, Serikat Pekerja Norwegian Air Protes

Reporter:
Editor:

Maria Rita Hasugian

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Maskapai penerbangan Norwegian Air Shuttle [USA TODAY]

    Maskapai penerbangan Norwegian Air Shuttle [USA TODAY]

    TEMPO.CO, Jakarta - Serikat pekerja Norwegian Air Shuttle, maskapai penerbangan berbiaya rendah, memprotes kebijakan maskapai mengurangi porsi makanan bagi awak kabin.

    Seperti dilansir Daily Mirror pada 27 Juni 2019, serikat awak kabin menuduh Norwegian Air Shuttle mengurangi porsi makanan dari 400 gram menjadi 200 gram. Serikat awak kabin mengancam akan membawa maskapai tersebut ke pengadilan apabila tidak ada langkah yang diambil.

    Baca juga: Penumpang Terbangun di Pesawat Air Canada, Kabin sudah Kosong

    Selain itu, awak kabin Norwegian Air Shuttle juga diminta membeli minuman ringan, cokelat, dan cemilan dari perusahaan, alih-alih diberikan secara gratis.

    Pemotongan porsi makanan awak kabin adalah bagian dari pemotongan biaya yang dilakukan oleh Norwegian Air Shuttle. Hal ini tidak diterima serikat pekerja yang menuntut maskapai tersebut memotong biaya pada aspek lain.

    Baca juga: Rekaman Pegawai Maskapai Penerbangan Saat Bajak Pesawat Terungkap

    "Serikat pekerja USO-Norwegian telah menekan perusahaan selama berbulan-bulan untuk meningkatkan kualitas makanan bagi awak kabin bagi penerbangan jarak jauh maupun jarak pendek", ujar juru bicara serikat pekerja Norwegian Air Shuttle seperti dikutip Daily Mirror.

    "Kini perusahaan bukan hanya tidak meningkatkan makanan tetapi malah mengurangi porsinya, melanggar kesepakatan yang telah dibuat", lanjutnya.

    Menurut serikat pekerja, langkah ini membahayakan kesehatan awak kabin karena makanan yang diberikan tidak cukup bagi awak kabin yang harus terbang selama 14 jam dan melayani lebih dari 250 penumpang.

    Baca juga: Maskapai di Meksiko Berikan Penerbangan 1 Dolar ke Imigran Ilegal

    Norwegian Air Shuttle segera merespon tuntutan serikat pekerja awak kabin.

    "Norwegian telah menyesuaikan kebijakan makanan awak kabinnya dengan maskapai penerbangan lain sebagai bagian dari komitmen kami untuk berfokus pada biaya yang kami keluarkan dan profitabilitas", tulis Norwegian Air Shuttle dalam sebuah pernyataan.

    "Kami telah memutuskan untuk menghilangkan minuman ringan dan cemilan, tetapi kami juga menyediakan sistem diskon bagi awak kabin yang ingin membeli item tersebut" kata awak maskapai penerbangan Norwegian Air Shutlle.

    RISANDA ADHI PRATAMA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.