Amerika Minta India Batalkan Pembelian Sistem Anti-Rudal S-400

Reporter:
Editor:

Budi Riza

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sistem pertahanan udara Rusia S-400.[Sputniknews]

    Sistem pertahanan udara Rusia S-400.[Sputniknews]

    TEMPO.COWashington – Pemerintah Amerika Serikat memperingatkan India agar tidak membeli sistem anti-rudal S-400 dan menyarankan untuk membeli sistem sejenis yang lain.

    Baca juga: Amerika Serikat Peringatkan India Jika Beli S-400 Rusia

     

    “Kami mendesak semua pihak sekutu dan mitra termasuk India untuk meninggalkan rencana transaksi itu dengan Rusia, yang bisa memicu pelaksanaan UU CAATSA. Kami meminta India mencari alternatif lain,” kata pejabat AS menjelang kunjungan Menteri Luar Negeri AS, Mike Pompeo, ke New Delhi seperti dilansir Sputnik News pada Jumat, 21 Juni 2019.

    CAATSA adalah Countering America’s Adversaries Through Sanctions Act, yang diteken pada 2017. UU ini memberi kewenangan kepada pemerintah AS untuk mengenakan  sanksi kepada negara yang membeli sistem persenjataan buatan Rusia.

    Video: Ini Keunggulan S-400 Rusia yang Dilirik Turki, India, dan Qatar

    AS telah mengenakan sanksi kepada militer Cina pada September 2019 terkait pembelian jet tempur Rusia dan S-400.

    Pompeo bakal mengunjungi India dan berusaha mencari cara untuk memperkuat kerja sama bilateral dan melanjutkan pembicaraan regional dan global isu.

    Pada awal Juni 2019, departemen Luar Negeri AS telah mengingatkan India pembelian senjata S-400 bisa membahayakan kerja sama lebih jauh jual beli senjata antara kedua negara.

    Baca juga: AS Ancam India jika Beli Sistem Pertahanan S-400 Rusia, Ada Apa?

     

    Pernyataan ini keluar setelah pejabat Deplu India mengatakan negaranya tidak berencana membatalkan pembelian S-400, yang telah diteken antara PM Narendra Modi dan Presiden Vladimir Putin.

    Reuters melansir Menlu Amerika, Mike Pompeo, tiba di New Delhi pada Selasa pekan depan. Dia akan bertemu dengan PM Modi dan membicarakan agenda yang akan dibahas dengan Presiden Trump di sela-sela G-20 di Osaka, Jepang pada akhir Juni.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Bagi-bagi Jatah Menteri di Komposisi Kabinet Jokowi

    Partai koalisi pemerintah membahas komposisi kabinet Jokowi - Ma'ruf. Berikut gambaran komposisi kabinet berdasarkan partai pendukung pasangan itu.