8 Fakta Penting dari Laporan PBB Soal Pembunuhan Jamal Khashoggi

Reporter:
Editor:

Maria Rita Hasugian

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pelapor Khusus PBB untuk eksekusi di luar proses hukum, Agnes Callamard, mengatakan Arab Saudi

    Pelapor Khusus PBB untuk eksekusi di luar proses hukum, Agnes Callamard, mengatakan Arab Saudi "tidak bisa cuci tangan dalam pembunuhan Jamal Khashoggi. UNIFEED

    TEMPO.CO, Jakarta - Hasil penyelidikan perdana Pelapor Khusus PBB, Agnes Callamard menyimpulkan pembunuhan terhadap jurnalis Arab Saudi Jamal Khashoggi dilakukan secara sengaja dan terencana.

    Laporan penyelidikan yang berlangsung selama 6 bulan dengan setebal 100 halaman menyebut Arab Saudi bertanggung jawab atas pembunuhan Khashoggi.

    Baca juga: Detik-detik Pembunuhan Jamal Khashoggi Menurut Investigasi PBB

    Berikut 8 fakta tentang pembunuhan Jamal Khashoggi dan rekomendasi Pelapor Khusus PBB seperti dikutip dari Reuters, Yeni Safa, dan CNN News.

    1. Pembunuhan sadis terhadap Jamal Khashoggi, dilakukan secara sengaja dan direncanakan dengan matang di Konsulat Arab Saudi di Istanbul, Turki pada 2 Oktober 2018.

    2. Laporan itu menyebut Arab Saudi bertanggung jawab atas pembunuhan Jamal Khashoggi.

    3. Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman dan Raja Salman diangap mengetahui pembunuhan Jamal Khashoggi.

    Baca juga: PBB: Arab Saudi Bertanggung Jawab atas Kematian Jamal Khashoggi

    4. Laporan ini merekomendasikan agar dilakukan pemeriksaan terhadap Mohammed bin Salman untuk menyelidiki keterlibatan bin Salman dalam pembunuhan sadis ini.

    5. Callamard meminta Amerika Serikat membuka investigasi FBI dan melakukan penuntutan kriminal. FBI tidak menanggapi.

    6.Callamard mendesak negara-negara anggota PBB untuk memperluas sanksi termasuk kepada Putra Mahkota Arab Saudi dan aset-asetnya di luar negeri.

    7. Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres didesak untuk mendirikan pengadilan internasional untuk mengadili perkara pembunuhan Jamal Khashoggi.

    Baca juga: Erdogan: Pembunuh Akan Membayar Kematian Jurnalis Jamal Khashoggi

    Juru bicara Sekretaris Jendaral PBB, Stephane Dujarric mengatakan, Guterres tidak memiliki otoritas untuk mendirikannya. Menurut juru bicara Sekjen PBB, Stephane Dujarric, Guterres tidak memiliki otoritas untuk melakukan itu.

    8.Pelapor khusus PBB, Agnes Callamard mengatakan negara-negara anggota PBB harus meminta yuridiksi universal dalam kasus pembunuhan jurnalis Arab Saudi, Jamal Khashoggi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Nike ZoomX Vaporfly yang Membantu Memecahkan Rekor

    Sejumlah atlet mengadukan Nike ZoomX Vaporfly kepada IAAF karena dianggap memberikan bantuan tak wajar kepada atlet marathon.