Burung Kutilang Diselundupkan Lewat Bandara JFK Airport

Reporter:
Editor:

Budi Riza

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Burung Kutilang disembunyikan dalam gulungan rambut. Sky News

    Burung Kutilang disembunyikan dalam gulungan rambut. Sky News

    TEMPO.COGuyana – Petugas menangkap seorang lelaki yang mencoba menyelundupkan 34 burung kutilang.

    Baca juga: Jokowi Dicela Aktivis Satwa: Borong Burung di Pasar Pramuka

     

    Pelaku, yang bernama Francis Gurahoo, mencoba menyembunyikan burung hidup ini dalam tas tangan saat ditangkap petugas imigrasi di Bandara JFK Airport pada Ahad, 16 Juni 2019, seperti dilansir News Sky pada 18 Juni 2019.

    Harga satu burung kutilang ini terbilang cukup mahal yaitu 2.400 pound atau sekitar Rp43 juta. Sehingga, totalnya mencapai sekitar Rp1.5 miliar.

    Menurut CBS News, burung kutilang biasa digunakan dalam kontes burung di wilayah Brooklyn dan Queens di New York. Peserta lomba biasanya bertaruh pada burung dengan suara paling merdu.

    Baca juga: Polisi Tangkap Pemburu Satwa Liar

     

    Dokumen pengadilan menyatakan “Dalam kontes-kontes yang sering diadakan di area publik seperti taman, dua ekor kutilang akan bernyanyi dan seorang juri akan memilih mana yang bersuara paling merdu".

    Nilai seekor kutilang yang menang kontes dapat naik sekitar Rp 72 juta. Keuntungan besar yang didapatkan dari menjual burung tersebut memikat sebagian orang, termasuk Gurahoo.

    Baca juga: Tiba di Jakarta, Jokowi Borong 190 Burung di Pasar Pramuka

    Gurahoo bukan orang pertama yang berusaha menyelundupkan kutilang ke AS. Seperti dilansir Sky News, Bea Cukai  AS telah mengamankan sekitar 200 ekor kutilang di berbagai bandara di AS pada 2018.

    Baca juga: Jawa Barat Kampanyekan Pelestarian Burung Liar

     

    Pada Desember 2018, seorang penumpang tertangkap saat berusaha menyelundupkan 70 ekor burung hidup dalam sebuah koper dari Guyana ke New York. Burung-burung itu juga disembunyikan dalam rol rambut.

    RISANDA ADHI PRATAMA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?