Kanada Adopsi UU Perlindungan Ikan Hiu, Aktivis Sebut Kemenangan

Reporter:
Editor:

Budi Riza

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Nelayan memotong sirip ikan hiu hasil tangkapannya di Pelabuhan Ikan Samudera Kendari, Sulawesi Tenggara, Ahad, 30 Desember 2018. Sebagian nelayan masih berburu hiu dan diperdagangkan tanpa memerhatikan kelestariannya. ANTARA/Jojon

    Nelayan memotong sirip ikan hiu hasil tangkapannya di Pelabuhan Ikan Samudera Kendari, Sulawesi Tenggara, Ahad, 30 Desember 2018. Sebagian nelayan masih berburu hiu dan diperdagangkan tanpa memerhatikan kelestariannya. ANTARA/Jojon

    TEMPO.COToronto – Kanada mengesahkan undang-undang baru yang melarang ekspor dan impor sirip ikan hiu. UU Ini juga mengatur ketentuan agar pemerintah membangun kembali populasi ikan yang anjlok akibat penangkapan ikan berlebihan.

    Baca juga: Singapore Airlines Gagalkan Penyelundupan Sirip Ikan Hiu

     

    Para aktivis lingkungan menyebut pengesahan legislasi ini sebagai kemenangan untuk perlindungan ikan hiu dan habitatnya.

    Pengesahan ini menjadi Kanada sebagai negara pertama dari negara kelompok G-20 yang mengesahkan UU untuk perlindungan ikan hiu.

    “Bagaimana cara mengimplementasikan hal ini. Tidak diragukan lagi UU ini berpotensi mengubah cara kita mengelola laut di Kanada,” kata Josh Laughren, direktur eksekutif Oceana Canada, yang merupakan lembaga swadaya masyarakat, seperti dilansir Channel News Asia pada Kamis, 20 Juni 2019.

    Baca juga: Ekspor Sirip Hiu Disetop, Konsumsi Dalam Negeri Masih Boleh

    Laughren mengatakan Kanada merupakan importir sirip ikan hiu terbesar di dunia selain Asia. Menurut data dari Statistics Canada, Kanada mengimpor 148.241 kilogram sirip ikan hiu pada 2018. Nilainya mencapai sekitar US$2.4 juta atau sekitar Rp34 miliar.

    Pekerja memotong sirip hiu hasil tangkapan nelayan di Pelabuhan Pendaratan Ikan (PPI) Samudra Lampulo, Banda Aceh, Aceh, 19 Februari 2017. Ikan hiu tangkapan nelayan umumnya untuk diambil siripnya yang dipasarkan ke Medan, Sumatera Utara, seharga ratusan ribu perkilogram, dan dagingnya dijual ke pasar tradisonal dengan harga Rp20.000 - Rp 30.000 perkilogram. ANTARA/Irwansyah Putra

    Sirip ikan hiu sering digunakan untuk sup sirip ikan hiu, yang merupakan makanan tradisional mewah. Makanan ini disajikan dalam acara pernikahan Cina dan acara makan besar.

    Baca juga: Penyelundupan Sirip Ikan Hiu Rp 1,9 Miliar Digagalkan

     

    Pemerintah Kanada melaporkan kondisi 35 persen populasi ikan terbilang sehat, dengan 14 persen berada dalam zona pengawasan dan 10 persen dalam kondisi kritis atau buruk pada 2017.

    “Pengesahan UU ini merupakan satu langkah maju dan bukan akhir. Ini sebagai sinyal kepada dunia bahwa praktek penangkapan ikan hiu salah,” kata Senator Michael MacDonald, yang mengusulkan UU ini sejak 2017 seperti dilansir Globe and Mail. Isu penangkapan ikan hiu dan penggunaan sirip ikan hiu menjadi isu global dan menarik perhatian banyak kalangan. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?