Cina Peringatkan AS Jangan Main-main Terhadap Iran

Reporter:
Editor:

Eka Yudha Saputra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Mike Pompeo (kiri), dan Menteri Luar Negeri Cina Wang Yi. AP

    Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Mike Pompeo (kiri), dan Menteri Luar Negeri Cina Wang Yi. AP

    TEMPO.CO, Jakarta - Cina memperingatkan Amerika Serikat jangan main-main terhadap Iran dan membuka kotak pandora di Timur Tengah.

    Peringatakan diplomat tinggi Cina menyusul kekhawatiran konfrontasi antara AS dan Iran sejak Kamis kemarin, setelah insiden serangan dua kapal tanker di Teluk Oman.

    Iran membantah terlibat dalam serangan kapal tanker itu dan mengatakan pada hari Senin bahwa Iran akan segera meningkatkan batas uranium yang diperkaya, yang otomatis melanggar kesepakatan nuklir 2015.

    Baca juga: Amerika Serikat Kirim 1.000 Pasukan Tambahan untuk Hadapi Iran

    Di hari yang sama, Penjabat Menteri Pertahanan AS Patrick Shanahan mengumumkan menambah 1.000 pasukan tambahan Amerika ke Timur Tengah, yang ia klaim untuk menangkal ancaman Iran.

    Menteri Luar Negeri Cina menanggapi eskalasi terbaru dari Beijing. Menlu Wang Yi memperingatkan AS agar tidak memakai tekanan berlebihan untuk menyelesaikan masalah dengan Iran.

    Mengutip Reuters, 18 Juni 2019, Wang mengatakan bahwa China sangat prihatin" tentang situasi di Teluk dan dengan Iran, dan meminta semua pihak untuk meredakan ketegangan dan tidak menuju bentrokan.

    Baca juga: Iran Akan Tingkatkan Cadangan Uranium dalam 10 Hari ke Depan

    "Kami menyerukan semua pihak untuk tetap rasional dan menahan diri, dan tidak mengambil tindakan eskalasi yang mengganggu ketegangan regional, dan tidak membuka kotak Pandora," kata Wang.

    "Secara khusus, AS harus mengubah metode tekanan ekstremnya," kata Wang. "Setiap perilaku unilateral tidak memiliki dasar dalam hukum internasional. Tidak hanya itu tidak akan menyelesaikan masalah, itu hanya akan menciptakan krisis yang lebih besar."

    Kapal induk kelas Nimitz USS Abraham Lincoln transit di Terusan Suez di Mesir, 9 Mei 2019. Foto diambil pada 9 Mei 2019. [Dan Snow / US Navy / REUTERS]

    Wang juga mengatakan bahwa kesepakatan nuklir Iran adalah satu-satunya cara yang mungkin untuk menyelesaikan masalah nuklirnya, dan ia mendesak Iran untuk berhati-hati.

    "Kami memahami bahwa pihak-pihak terkait mungkin memiliki keprihatinan yang berbeda tetapi pertama-tama kesepakatan nuklir komprehensif harus dilaksanakan dengan benar," tambahnya.

    Baca juga: Mike Pompeo: Kami Tak Ingin Berperang dengan Iran

    "Kami berharap Iran berhati-hati dengan pengambilan keputusannya dan tidak mengabaikan perjanjian ini."

    Pada saat yang sama, Cina berharap pihak lain menghormati hak dan kepentingan sah Iran, kata Wang.

    Cina dan Iran memiliki ikatan energi yang erat, dan Cina telah memprotes ancaman Amerika Serikat terhadap negara dan perusahaan yang melanggar sanksi AS dengan mengimpor minyak Iran, termasuk perusahaan-perusahaan Cina.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Bagi-bagi Jatah Menteri di Komposisi Kabinet Jokowi

    Partai koalisi pemerintah membahas komposisi kabinet Jokowi - Ma'ruf. Berikut gambaran komposisi kabinet berdasarkan partai pendukung pasangan itu.