Amerika Serikat Peringatkan India Jika Beli S-400 Rusia

Reporter:
Editor:

Eka Yudha Saputra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Amerika Serikat, Donald Trump (kanan), dan PM India, Narendra Modi. Reuters

    Presiden Amerika Serikat, Donald Trump (kanan), dan PM India, Narendra Modi. Reuters

    TEMPO.CO, Jakarta - Amerika Serikat memperingatkan India jika membeli sistem pertahanan udara S-400 Rusia.

    Seorang diplomat senior Amerika memperingatkan, bahwa India harus berpikir dengan sangat hati-hati untuk membuat pilihan strategis semacam itu.

    "Pada titik tertentu, pilihan strategis harus dibuat tentang kemitraan dan pilihan strategis tentang sistem dan platform senjata apa yang akan diadopsi suatu negara," kata Alice Wells, wakil asisten sekretaris utama AS untuk Asia Selatan dan Tengah, pada audiensi tentang kepentingan AS di Asia Selatan dan anggaran untuk tahun fiskal 2020, mengutip RT.com, 15 Juni 2019.

    Baca juga: Turki Resmi Beli S-400 Rusia dan Dikirim pada Juli

    "Pengadaan S-400 oleh India secara efektif dapat membatasi kemampuan India untuk meningkatkan interoperabilitas kita sendiri," katanya.

    Wells menjelaskan bahwa Washington memiliki keprihatinan serius tentang implikasi dari kesepakatan US$ 5 miliar (Rp 71,6 triliun) yang ditandatangani dengan Rusia pada Oktober lalu tentang hubungan pertahanan India-AS.

    Washington ingin merebut pasar senjata India, kata diplomat itu mengatakan kepada Sub-komite Luar Negeri DPR untuk Asia.

    Radar dan software S-400 Triumph telah disempurnakan sehingga dapat menghancurkan 36 target secara bersamaan. Radar panorama 91N6E dapat mendeteksi target sejauh 600 km dengan perlindungan anti jamming. Radar 92N6 merupakan radar multi fungsi yang mampu mendeteksi 100 target dengan jangkauan 400 km. Sputnik/Sergey Malgavko

    Wells menekankan bahwa AS sekarang bersedia untuk menjual peralatan militer yang sebelumnya tidak dipertimbangkan oleh pemerintahan sebelumnya.

    Baca juga: Kenapa Amerika Serikat Cemas Turki Beli S-400 Rusia?

    "Di bawah pemerintahan Trump, kami sudah sangat jelas bahwa kami siap membantu memenuhi kebutuhan pertahanan India dan kami sedang mencari jenis kemitraan pertahanan yang sangat berbeda berdasarkan penunjukan 'Mitra Pertahanan Utama' yang diterima India dari Kongres," tambahnya.

    Mengamankan kesepakatan militer baru adalah salah satu prioritas utama Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo ketika ia menuju ke India akhir bulan ini, di tengah ketegangan perdagangan yang tinggi antara kedua negara.

    Baca juga: Alasan Kenapa Banyak Negara Ingin Membeli S-400 Rusia

    Awal pekan ini, Pompeo mengatakan bahwa tawaran pesawat tempur Lockheed Martin F-21 dan Boeing F / A-18 akan ada di meja perundingan.

    Bahkan ada spekulasi bahwa Amerika Serikat kemungkinan menawarkan jet F-35 generasi kelima kepada negara Asia Selatan itu jika hanya India membatalkan pembelian S-400 Rusia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Upaya Pemerintah Mengolah Sampah Menjadi Bahan Baku PLTSa

    Pemerintah berupaya mengurangi persoalan sampah dengan cara mengolahnya menjadi energi penggerak PLTSa di duabelas kota di Indonesia.