Aisha a-Lulu, Anak Gaza yang Dirawat Tanpa Orang Tua Meninggal

Reporter:
Editor:

Maria Rita Hasugian

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Aisha a-Lulu. Twitter/Humans of Palestine

    Aisha a-Lulu. Twitter/Humans of Palestine

    TEMPO.CO, Jakarta - Anak balita penduduk Gaza yang menderita kanker otak, Aisha a-Lulu yang dirawat di rumah sakit di Yerusalem tanpa didampingi orang tua karena dilarang Israel, akhirnya meninggal.

    Selama dirawat, Aisha hanya menangis dan memanggil-manggil orang tuanya agar menemaninya, namun Israel tetap melarang orang tua anak itu masuk Yerusalem mendampingi anak mereka.

    Baca juga: UNICEF: 40 Anak Gaza Tewas, 3.000 Luka Selama Protes Perbatasan

    Karene kondisi Aisha yang semakin memburuk, pihak rumah sakit mengembalikannya ke Gaza. Seminggu kemudian, bocah perempuan itu menghembuskan nafas terakhirnya.

    Mengutip The Sydney Morning Herald, 13 Juni 2019, apa yang dialami Aisha mencerminkan betapa kompleks sistem perizinan keluar dari Gaza.

    Baca juga: Anak-anak di Gaza Alami Trauma Berat

    Birokrasi ini membuat otoritas Israel dan Palestina saling menyalahkan, yang membuat penderitaan bagi anak-anak dan orang tua mereka yang tinggal di Gaza.

    "Hal paling sulit adalah meninggalkan anak-anak anda di tempat yang tidak diketahui. Jerusalem hanya satu jam perjalanan, namun rasanya seakan di planet lain," kata Waseem a-Lulu, ayah Aisha.

    Baca juga: Dukung Palestina, Siswa Yahudi Berlutut Saat Lagu Israel Diputar

    Menurut Badan Kesehatan PBB, WHO, hampir setengah dari pemohon pendamping pasien ditolak atau dibiarkan tanpa jawaban oleh Israel. Alhasil, aturan ini memaksa lebih dari 600 pasien termasuk anak-anak usia di bawah 18 tahun, keluar Gaza mencari pengobatan di luar tanpa keluarga di sisi mereka.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.