Kegiatan Bisnis dan Perbankan Hong Kong Pulih Pasca Demo Besar

Reporter

Editor

Budi Riza

Tiga pria memungut sampah yang tersisa dari demo menolak RUU Ekstradisi di Hong Kong, Cina, 13 Juni 2019. Demo menolak RUU Ekstradisi yang diikuti ribuan massa menyisakan tumpukan sampah di sejumlah jalan raya. REUTERS/Thomas Peter

TEMPO.COHong Kong – Kegiatan perbankan di Hong Kong kembali pulih pada Jumat, 14 Juni 2019 pasca terjadinya bentrok fisik dalam unjuk rasa menolak RUU Ekstradisi, yang dinilai melanggar HAM dan asas demokrasi.

Baca juga: 5 Poin Menarik Soal Kontroversi RUU Ekstradisi Hong Kong

Para pengunjuk rasa diperkirakan bakal menggelar aksi kembali pada akhir pekan ini untuk menolak ketentuan ekstradisi tersangka kriminal bisa diekstradisi ke Cina. Ini menimbulkan kekhawatiran publik Hong Kong akan proses hukum di Cina yang tidak transparan dan kurang menghargai HAM.

“Kantor cabang HSBC dan Standard Chartered Bank kembali beroperasi, yang sebelumnya ditutup karena terletak dekat lokasi unjuk rasa,” begitu dilansir Channel News Asia pada Jumat, 14 Juni 2019. “Kegiatan bisnis kembali pulih dan para pengguna transportasi berlalu lalang.”

Baca juga: Inggris Minta Hong Kong Dengarkan Aspirasi Publik Soal Ekstradisi

Sumber di pemerintahan Hong Kong dan parlemen mengatakan mereka bersedia mengundurkan waktu pembahasan RUU Ekstradisi pasca terjadinya bentrok fisik pada Rabu kemarin.

Awalnya, ada rencana untuk mengesahkan RUU kontroversial itu pada 20 Juni 2019. Namun, pasca bentrokan kemarin, sejumlah anggota parlemen dan pejabat pemerintah menilai semua pihak perlu menurunkan suhu politik.

Baca juga: Unjuk Rasa Menolak RUU Ekstradisi Hong Kong Digelar di Sydney

RUU Ekstradisi ini merupakan amandemen dari UU Ekstradisi dan mengatur ketentuan ekstradisi dengan negara yang tidak memiliki kerja sama ekstradisi dengan Hong Kong. Ini termasuk Cina.

Baca juga: Media Cina Tuding Barat Dukung Unjuk Rasa Hong Kong

Aturan itu mengatakan penduduk Hong Kong, orang asing dan warga negara Cina yang tinggal atau sedang melakukan perjalanan ke Hong Kong bisa terkena aturan ekstradisi ini. Banyak pihak khawatir ketentuan ini bisa merugikan citra Hong Kong yang dikenal demokratis, plural dan pusat bisnis dan keuangan internasional.






Terkini Bisnis: 4 Fakta Penarikan Mie Sedaap, BSU Tahap Empat

10 jam lalu

Terkini Bisnis: 4 Fakta Penarikan Mie Sedaap, BSU Tahap Empat

Berita terkini ekonomi bisnis hingga Sabtu sore, 1 Oktober 2022 antara lain empat fakta penarikan Mie Sedaap dari peredaran di supermarket Hong Kong.


Hong Kong Tarik Mie Sedaap Korean Spicy Chicken karena Mengandung Pestisida, di Indonesia?

13 jam lalu

Hong Kong Tarik Mie Sedaap Korean Spicy Chicken karena Mengandung Pestisida, di Indonesia?

Pemerintah Hong Kong meminta para penjual Mie Sedaap Korean Spicy Chicken untuk berhenti memasarkan produk itu. Bagaimana keamanannya di Indonesia?


Mengandung Zat Karsinogenik, Mie Sedaap Rasa Ini Ditarik dari Peredaran di Hong Kong

22 jam lalu

Mengandung Zat Karsinogenik, Mie Sedaap Rasa Ini Ditarik dari Peredaran di Hong Kong

Ditariknya Mie sedaap dari peredarannya di Hong Kong cukup menyita perhatian. Berikut faktanya


Kemenkeu Ungkap Kendala Penyaluran BSU: Kecocokan Data Penerima hingga Tak Punya Rekening

1 hari lalu

Kemenkeu Ungkap Kendala Penyaluran BSU: Kecocokan Data Penerima hingga Tak Punya Rekening

Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan atau Kemenkeu Isa Rachmatarwata membeberkan kendala dalam penyaluran Bantuan Subsidi Upah (BSU).


Dampak Garis Kemiskinan Bank Dunia Direvisi, Jumlah Penduduk Miskin Indonesia dan Cina Melesat

1 hari lalu

Dampak Garis Kemiskinan Bank Dunia Direvisi, Jumlah Penduduk Miskin Indonesia dan Cina Melesat

Bank Dunia (World Bank) mengubah standar garis kemiskinan baru yang mengacu pada aturan purchasing power parities (PPP) 2017.


Hong Kong Imbau Warga Tak Konsumsi Mie Sedaap, Apa Itu Etilen Oksida?

1 hari lalu

Hong Kong Imbau Warga Tak Konsumsi Mie Sedaap, Apa Itu Etilen Oksida?

Dalam Mie Sedaap yang diimpor dari Indonesia ditemukan kandungan peptisida, etilen oksida.


4 Fakta Menarik Seputar Penarikan Mie Sedaap di Pasar Hong Kong

1 hari lalu

4 Fakta Menarik Seputar Penarikan Mie Sedaap di Pasar Hong Kong

Mengutip dari The Standard, penarikan Mie Sedaap itu karena Pusat Keamanan Pangan menemukan kemungkinan adanya etilen oksida, sejenis pestisida.


Banyak Semut di Bumi Diperkirakan 20 Kuadriliun, Belum Terhitung yang di Pohon

3 hari lalu

Banyak Semut di Bumi Diperkirakan 20 Kuadriliun, Belum Terhitung yang di Pohon

Total biomassa semut di dunia 12 juta ton, lampaui burung dan mamalia liar digabung menjadi satu.


Mike Pompeo Kasih Saran Amerika soal Cina

3 hari lalu

Mike Pompeo Kasih Saran Amerika soal Cina

Mike Pompeo memberikan masukan ke Amerika soal bagaimana menghadapi Cina.


Wings Group Buka Suara soal Mie Sedaap yang Ditarik dari Pasar Hong Kong

3 hari lalu

Wings Group Buka Suara soal Mie Sedaap yang Ditarik dari Pasar Hong Kong

Wings Group Indonesia menjelaskan Mie Sedaap diproduksi dengan menaati regulasi dari badan terkait untuk memenuhi standar keamanan pangan yang berlaku.