Punya Tato di Wajah, Eks Geng Motor Mengaku Sulit Dapat Kerja

Reporter:
Editor:

Eka Yudha Saputra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Anggota geng Mob Mongrel Puk Kireka telah 'terkenal' menorehkan sebagian besar wajahnya dengan tato.[The Sun]

    Anggota geng Mob Mongrel Puk Kireka telah 'terkenal' menorehkan sebagian besar wajahnya dengan tato.[The Sun]

    TEMPO.CO, Jakarta - Mantan anggota geng motor Mongrel Mob Selandia Baru mengaku sulit mendapat kerja karena tato di wajahnya.

    Puk Kireka, 31 tahun, bergabung dengan Mongrel Mob, salah satu geng motor paling ditakuti di Selandia Baru, pada 2008.

    Tapi sekarang, ayah tiga anak itu berharap bahwa setelah menurunkan berat badan, menjadi pemain kunci dalam tim rugby amatir Pulau Utara Selandia Baru dan berupaya melawan kecanduan sabu. Namun ia berharap bisa mendapatkan pekerjaan, meskipun dengan tato di wajahnya.

    Baca juga: Maskapai Selandia Baru akan Perbolehkan Pramugari Bertato

    Dikutip dari The Sun, 13 Juni 2019, dia mengakui itu akan sulit, meskipun dia mengingat beberapa reaksi negatif yang dia terima saat bermain pemain sayap untuk Tamatea Rugby Club di Hastings.

    "Apa yang dilakukan mafia di lapangan...dia memberikan kesan kita dengan tampilan yang buruk," kata Kireka menirukan salah satu penonton.

    Dia mengatakan berhasil mengurangi 31 kg berkat pelatih rugby yang mendorongnya untuk memulai program kebugaran selama 13 bulan.

    Baca juga: Asal-usul Mongrel Mob, Geng Motor Paling Seram di Selandia Baru

    Kireka muncul pertama kali di pengadilan pada usia 16 tahun, tetapi belum kembali sejak 2016. Dia mengaku bebas narkoba selama empat tahun terakhir.

    Kireka menyadari akan sulit mendapatkan pekerjaan karena bagian bawah wajahnya ditato tulisan "Notorious" dengan warna merah dan hitam.

    "Saya tahu akan sulit untuk mendapatkan pekerjaan dengan tato saya," katanya.

    Puk Kireka, ketika tato wajahnya belum ditato merah. [Facebook/NZ Herald]

    Teman-temannya menyebutnya anggota Mongrel yang menginspirasi ketika dia berbagi foto-foto tato wajahnya di Facebook tahun lalu.

    "Saya akan selalu menjadi mafia tetapi penting untuk menunjukkan bahwa kita bisa memiliki gaya hidup yang lebih baik.

    "Saya ingin membawa beberapa yang lain (sesama anggota geng) ke dalam gaya hidup yang lebih baik ini."

    Kireka khawatir bahwa banyak gangster Mongrel Mob menghancurkan hidup mereka dengan minum dan merokok.

    Baca juga: Pasca-Teror, Geng Motor Mongrel Mob Lepas Simbol Rasisme Nazi

    Mongrel Mob terkenal akan tindakan kekerasan serius, termasuk pemerasan, perampokan bersenjata, pembunuhan, penjualan obat-obatan dan kepemilikan senjata api.

    Geng motor itu digambarkan sebagai salah satu geng paling ditakuti di dunia, ungkap polisi di Selandia Baru.

    Mongrel Mob bersama geng motor lain menjadi berita utama internasional pada bulan Maret, setelah pembantaian masjid Selandia Baru, ketika para anggota bersumpah menjaga Muslim Selandia Baru saat salat Jumat.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.