Menlu Palestina Sebut Dubes AS Bantu Israel Rebut Tepi Barat

Reporter:
Editor:

Eka Yudha Saputra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Luar Negeri Palestina, Riyad al-Maliki dan Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi, melakukan pertemuan bilateral, Selasa, 16 Oktober 2018. Sumber: Suci Sekarwati/Tempo

    Menteri Luar Negeri Palestina, Riyad al-Maliki dan Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi, melakukan pertemuan bilateral, Selasa, 16 Oktober 2018. Sumber: Suci Sekarwati/Tempo

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Luar Negeri Palestina mengatakan Duta Besar Amerika Serikat untuk Israel membantu Israel menganeksasi Tepi Barat.

    The New York Times melaporkan pada Sabtu kemarin, mengutip pernyataan Duta Besar David Friedman yang mengatakan bahwa Israel berhak memiliki sebagian Tepi Barat.

    Perdana Menteri Israel juga pernah mengatakan pada April bahwa dirinya bermaksud menganeksasi wilayah Palestina untuk dibangun permukiman Yahudi.

    "Tampak bahwa Friedman, dengan pernyataannya, mencoba untuk membantu Netanyahu untuk mengambil keputusan berani tersebut," kata Menlu Palestina Riyad al Maliki pada Senin kemarin, dikutip dari Reuters, 11 Juni 2019.

    "Ini adalah sesuatu yang mana masyarakat internasional harus mencegahnya," tambah Maliki.

    Baca juga: Palestina Menolak Konferensi Inisiatif Amerika di Bahrain

    PBB dan mayoritas negara menganggap permukiman Israel di Tepi Barat yang direbut sejak Perang 1967 adalah ilegal. Namun Israel terus memperluas permukiman bahkan ketika proses perdamaian masih berlanjut.

    Sebelumnya pejabat Palestina tidak menghadiri Konferensi Perdamaian Timur Tengah di Warsawa, Polandia, yang digelar Februari lalu.

    "Kami mempercayai Polandia..tapi kami tidak bisa mempercayai pemerintahan AS saat ini setelah apa yang mereka lakukan terhadap Palestina," tambah Maliki.

    Baca juga: Pejabat Arab Sebut Proposal Trump Mau Hapus Kemerdekaan Palestina

    Menurut Al Maliki, masalah ekonomi bukanlah isu utama yang diperhatikan rakyat Palestina dan memberi perhatian kepada masalah ekonomi tidak akan membawa perdamaian.

    "Kita berulang kali mengatakan, bahwa seluruh uang di dunia, jika dikumpulkan untuk memilih untuk ditukar dengan hak kami atas Yerusalem sebagai ibu kota kami atau sebagai hak negara Palestina yang merdeka, maka kami akan memilih yang kedua dan bukan yang pertama," tegas Al Maliki.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Anwar Usman dan 8 Hakim Sidang MK dalam Gugatan Kubu Prabowo

    Mahkamah Konstitusi telah menunjuk Anwar Usman beserta 8 orang hakim untuk menangani sengketa pemilihan presiden 2019.