Trump Mencuit Minta NASA Fokus Misi ke Mars

Reporter:
Editor:

Budi Riza

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Rancangan bangunan di Mars untuk astronot pertama di Planet Merah itu. Ini  karya salah satu pemenang Tantangan Habitat Mars 3D. (NASA)

    Rancangan bangunan di Mars untuk astronot pertama di Planet Merah itu. Ini karya salah satu pemenang Tantangan Habitat Mars 3D. (NASA)

    TEMPO.COWashington – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengkritik rencana NASA untuk mengirim astronot ke bulan pada 2024.

    Baca juga: Trump Minta NASA Daratkan Manusia ke Mars Selama Masa Jabatannya

     

    Trump meminta lembaga riset dan eksplorasi antariksa ini untuk membuat inisiatif yang lebih besar yaitu mengirim astronot ke Mars.

    “Dengan semua uang yang telah dikeluarkan, NASA seharusnya tidak bicara soal pergi ke bulan. Kita melakukan itu 50 tahun lalu,” kata Trump lewat cuitan di Twitter pada Sabtu, 8 Juni 2019.

    Trump melanjutkan cuitannya,”Kita seharusnya fokus melakukan hal-hal yang jauh lebih besar, termasuk ke Mars (misi ke bulan bagian dari ini), pertahanan dan sains.”

    Baca juga: NASA Bantah Pernyataan Donald Trump Soal Ekspedisi Deep Space

     
     

    Trump mencuit ini dari pesawat kepresidenan Air Force One dalam perjalanan pulang setelah mengunjungi Eropa. Pernyataan terbarunya ini terkesan bertolak belakang dengan rencana pemerintahannya untuk segera mengirim orang ke Bulan dengan cara apapun pada 2024 atau lebih cepat empat tahun dari rencana semula pada 2028.

    NASA berencana untuk membangun pos luar angkasa di orbit bulan, yang bisa mengirim astronot ke permukaan bulan pada 2024. Ini merupakan bagian dari inisiatif yang lebih besar yaitu menggunakan bulan sebagai pangkalan untuk pengiriman astronot ke Mars.

    Foto: Gaya Ivanka Trump Saat Keliling Kantor NASA

    Menanggapi ini, seperti dilansir Reuters, Direktur NASA, Jim Bridenstine, mengatakan pernyataan Trump itu menunjukkan dukungan terhadap misi luar angkasa.

    “Seperti yang @POTUS katakan, @NASA menggunakan bulan sebagai landasan untuk mengirim manusia ke Mars!” kata Bridenstine dalam cuitan di Twitter menanggapi Trump.

    Presiden Trump menerima jaket penerbangan NASA selama penandatanganan program.[Foto NASA/The Verge]

    Rencana pemerintahan Trump untuk mengirim manusia ke bulan pada 2024 menghadapi masalah. Ini terjadi saat pemerintahan Trump meminta Kongre yang skeptis dengan misi ini untuk penambahan bujet NASA 2020 senilai US$1.6 miliar atau sekitar Rp23 triliun. Pemerintah AS mengatakan uang ini sebagai uang muka untuk mengakomodasi percepatan inisiatif ke bulan dan Mars.

    Baca juga: NASA Umumkan Rencana Membangun Pangkalan di Bulan

     

    Percepatan inisiatif ini merupakan rekomendasi kunci dari Dewan Nasional Antariksa atau National Space Council, yang dipimpin oleh Presiden Mike Pence.

    Situs NASA merilis pernyataan pada Jumat bahwa program Artemis akan mengirim perempuan pertama dan lelaki ke bulan pada 2024. Ini untuk membangun ekosistem yang mendukung bagi keberadaan manusia di bulan pada 2028.  Nama program ini mengacu kepada nama dari saudara kembar Apollo dalam mitologi Yunani.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Manfaat dan Dampak Pemangkasan Eselon yang Dicetuskan Jokowi

    Jokowi ingin empat level eselon dijadikan dua level saja. Level yang hilang diganti menjadi jabatan fungsional.