Penumpang British Airways Duduk di Kursi Ada Muntah Selama 10 Jam

Reporter:
Editor:

Maria Rita Hasugian

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang penumpang kelas bisnis pesawat British Airways menemukan muntah mengering di kursi dan kru pesawat tidak memperdulikannya meski sudah dikeluhkan. [MIRROR.CO.UK]

    Seorang penumpang kelas bisnis pesawat British Airways menemukan muntah mengering di kursi dan kru pesawat tidak memperdulikannya meski sudah dikeluhkan. [MIRROR.CO.UK]

    TEMPO.CO, Jakarta - Pengusaha Silicon Valley terpaksa duduk di kursi kelas bisnis yang dipenuhi muntah di bagian sandaran kaki selama 10 jam penerbangan dengan pesawat British Airways dari London ke Seattle.

    Dave Gildea, 38 tahun, kaget menemukan muntahan di sandaran kaki kursi dan meminta kru pesawat memindahkannya ke kursi lain, namun tidak direspons dengan baik.

    Baca juga: Pria ini Terkejut Jadi Satu-satunya Penumpang Pesawat

    Tidak ada pernyataan maaf dan mencarikan kursi lain dari kru pesawat. Gildea akhirnya meminta selimut untuk menutupi muntah itu sehingga dia dapat menyandarkan kakinya.

    "Tentu saja saat tidur, saya bergerak di atas selimut sehingga saat terbangun muntahan kering ada di kaki saya. Ini sangat menjijikkan. Saya kaget, dengan harga yang saya bayar untuk tiket ini," kata pemegang keanggotaan Silver British Airways, seperti dikutip dari Mirror, Kamis, 6 Juni 2019.

    Baca juga: Turbulensi Parah, 14 Penumpang British Airways ke Rumah Sakit

    Awalnya Gildea tidak memperhatikan muntahan itu . Dua jam setelah pesawat terbang, saat dia ingin menyandarkan kakinya untuk tidur dan melihat muntah itu.

    "Saya kemudian memperhatikan percikan muntah juga ada di dinding belakang dan lantai," ujarnya.

    Baca juga: Kisah Ari Fuji, Kapten Pilot Perempuan Pertama di Jepang

    Dia kemudian mengunggah foto muntahan di sandaran kaki kursi tempat dia duduk di Twitter sehari setelah dia terbang ke Seattle.

    Juru bicara British Airways kepada Daily Mail memohon maaf kepada Gildea dan berjanji segera menyelidiki dan mengatasi masalah  pada kru pesawat penerbangan itu.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?