Aktivis Protes Gunakan Drone Tutup Bandara Heathrow 18 Juni

Reporter:
Editor:

Maria Rita Hasugian

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bandara Heathrow di ibu kota London, Inggris, akan ditutup menyusul aksi protes kelompok lingkungan hidup. Sumber: Adam Gray / SWNS/mirror.co.uk

    Bandara Heathrow di ibu kota London, Inggris, akan ditutup menyusul aksi protes kelompok lingkungan hidup. Sumber: Adam Gray / SWNS/mirror.co.uk

    TEMPO.CO, Jakarta - Sejumlah aktivis Extinction Rebellion mempertimbangkan untuk menutup bandara Heathrow di London, Inggris dengan menggunakan drone sebagai protes menolak rencana memperluas landasan pacu bandara.

    Aktivis lingkungan ini telah merencanakan aksi protes menolak pembangunan landasan pacu ketiga bandara Heathrow pada 18 Juni mendatang.

    Baca juga: Didemo Aktivis, Bandara di Inggris Batalkan Penerbangan

    "Pada 18 Juni kami berencana melakukan aksi langsung tanpa kekerasan untuk memastikan Otoritas Heathrow menutup bandara pada hari itu, untuk menciptakan jeda sebagai pengakuan atas dampak genosidal dari aktivitas karbon yang tinggi, seperti terbang ke dunia alami," kata Extinction Rebellion dalam pernyataannya yang dikutip dari Asia One, 31 Mei 2019.

    "Ini bukan tentang menyasar publik, namun meminta pemerintah untuk mengambil kepemimpinan pada iklim dan darurat ekologis."

    Baca juga: Aktivis Lingkungan Minta Produsen Ponsel Pakai Bahan Daur Ulang

    Para aktivis menjelaskan, mereka akan mencegah terjadinya resiko penerbangan dengan penggunaan drone nantinya. Itu sebabnya mereka akan menginformasikan lebih awal kepada otoritas bandara tentang rencana mereka.

    Jika pemerintah tidak memenuhi tuntutan mereka pada 18 Juni, mereka akan mengajukan penutupan bandara pada minggu kedua Juli nanti.

    Pasukan keamanan Inggris telah diberi peringatan sejak Desember lalu ketika bandara Gatwick di luar London terpaksa menunda sejumlah penerbangan dalam beberapa hari karena banyaknya drone di sekitar bandara. Namun, Extinction Rebellion mengklaim tidak terlibat dalam insiden ini.

    Baca juga: Dituduh Sebarkan Komunisme, Aktivis Lingkungan Dituntut 7 Tahun

    Parlemen Inggris tahun lalu mendukung perluasan bandara Heathrow dengan membangun landasan pacu seharga US$ 18 miliar. Namun perluasan bandara ditolak penduduk setempat dan para aktivis lingkungan.

    Bandara Heathrow yang beberapa kali diganggu dengan kehadiran drone dimiliki sejumlah perusahaan global atau Ferrovial, di antaranya Qatar Investment Authority dan China Investment Corporation.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Nike ZoomX Vaporfly yang Membantu Memecahkan Rekor

    Sejumlah atlet mengadukan Nike ZoomX Vaporfly kepada IAAF karena dianggap memberikan bantuan tak wajar kepada atlet marathon.