Perang Dagang Memanas, Cina Siapkan Daftar Hitam Perusahaan Asing

Presiden Cina Xi Jinping saat acara makan siang bersama dengan Presiden Donald Trump setelah pertemuan KTT G20 di Buenos Aires, Argentina, 1 Desember 2018. REUTERS/Kevin Lamarque

TEMPO.CO, Jakarta - Cina tengah mempersiapkan daftar hitam perusahaan asing menyusul semakin panasnya ketegangan perang dagang dengan Amerika Serikat.

Menurut pernyataan Kementerian Perdagangan Cina pada Jumat kemarin, pemerintah sedang menyiapkan daftar perusahaan asing, individu dan organisasi yang dianggap melanggar regulasi Cina.

Baca juga: Cina Siap Gunakan Rare Earth untuk Balas Perang Dagang AS

Perusahaan yang melanggar aturan pasar akan dimasukkan ke daftar, menurut pernyataan kementerian Cina, dikutip dari CNN, 1 Juni 2019.

Target lain termasuk perusahaan yang memblokir pasokan ke perusahaan Cina karena alasan non-komersial atau merusak kepentingan mereka.

Rincian pasti dari rencana itu akan segera diumumkan, kata kementerian tersebut.

Baca juga: Pentagon Cemas Cina Akan Hentikan Ekspor Bahan Baku Senjata ke AS

Banjir komentar, kritik, dan peringatan tajam dari Cina dalam dua minggu terakhir telah meningkatkan pertempuran kata-kata dengan Amerika Serikat yang dapat mempersulit situasi menjelang pertemuan antara kedua pemimpin bulan depan.

Pendiri Huawei Technologies, Ren Zhengfei (kanan) dan Presiden Cina, Xi Jinping, (kiri). Reuters

Menurut laporan Reuters, awal bulan ini Washington mengenakan tarif impor tambahan hingga 25 persen pada barang Cina senilai US$ 200 miliar atau setara Rp 2.856 triliun, menuduh Cina mengingkari janji sebelumnya untuk membuat perubahan struktural pada praktik ekonominya.

Hal itu mendorong Cina untuk membalas dengan tarif tambahan pada sebagian besar impor AS senilai US$ 60 miliar atau Rp 856 triliun, yang mulai berlaku pada hari Sabtu.

Baca juga: Embargo Logam Rare Earth Cina Mengancam Produksi F-35 AS

Selain tarif impor, daftar hitam muncul setelah Amerika Serikat menghantam Huawei dengan larangan ekspor, yang secara efektif melarang perusahaan AS melakukan bisnis dengan pembuat peralatan telekomunikasi dan smartphone itu.

Pemerintahan Trump mengklaim bahwa peralatan Huawei dapat digunakan oleh Cina untuk memata-matai. Huawei telah berulang kali membantah bahwa produk mereka menimbulkan risiko keamanan nasional, mengatakan pembatasan adalah upaya untuk membuatnya keluar dari bisnis.

Baca juga: AS Tutup Akses Data Intelijen Jika Eropa Gunakan Produk Huawei

Presiden AS Donald Trump mengatakan dia berencana untuk bertemu dengan Presiden Cina Xi Jinping selama KTT G20, yang akan digelar pada 28-29 Juni di Osaka, meskipun Cina belum secara resmi mengkonfirmasi hal ini.






Sebut Kondisi Global Sangat Gelap, Bahlil Uraikan Banyaknya Fakta Ketidakpastian

2 jam lalu

Sebut Kondisi Global Sangat Gelap, Bahlil Uraikan Banyaknya Fakta Ketidakpastian

Kepala BKPM (Badan Koordinasi Penanaman Modal) Bahlil Lahadalia mengungkapkan kondisi global saat ini sangat gelap.


Dampak Garis Kemiskinan Bank Dunia Direvisi, Jumlah Penduduk Miskin Indonesia dan Cina Melesat

4 hari lalu

Dampak Garis Kemiskinan Bank Dunia Direvisi, Jumlah Penduduk Miskin Indonesia dan Cina Melesat

Bank Dunia (World Bank) mengubah standar garis kemiskinan baru yang mengacu pada aturan purchasing power parities (PPP) 2017.


Mike Pompeo Kasih Saran Amerika soal Cina

6 hari lalu

Mike Pompeo Kasih Saran Amerika soal Cina

Mike Pompeo memberikan masukan ke Amerika soal bagaimana menghadapi Cina.


Investor Cina Disebut Tertarik Bangung Industri Hilirisasi Timah di Bangka Belitung

6 hari lalu

Investor Cina Disebut Tertarik Bangung Industri Hilirisasi Timah di Bangka Belitung

Ridwan menuturkan Indonesia adalah penghasil timah terbesar kedua di dunia. Dua investor asal Cina meliriknya.


Kamala Harris dan Perdana Menteri Jepang Mengecam Sikap Cina ke Taiwan

7 hari lalu

Kamala Harris dan Perdana Menteri Jepang Mengecam Sikap Cina ke Taiwan

Kamala Harris dan Perdana Menteri Jepang mengutuk tindakan Cina di Selat Taiwan dan menegaskan kembali pentingnya menjaga perdamaian dan stabilitas di Selat Taiwan.


Pacuan Teknologi Bom versus Bunker Iran dan Amerika

8 hari lalu

Pacuan Teknologi Bom versus Bunker Iran dan Amerika

Beton yang semakin kuat memaksa bom-bom bunker buster semakin dahsyat. Saat ini beton yang menang?


Geger Rumor Presiden Cina Xi Jinping Dikudeta

9 hari lalu

Geger Rumor Presiden Cina Xi Jinping Dikudeta

Presiden Cina Xi Jinping trending di Twitter kalau dia dikenai tahanan rumah dan dikudeta militer. Sejauh ini, kabar tersebut belum terkonfirmasi.


BI Perkirakan Ekonomi Global Tahun Depan Anjlok, Hanya Cina yang Cerah

12 hari lalu

BI Perkirakan Ekonomi Global Tahun Depan Anjlok, Hanya Cina yang Cerah

BI memprediksi ekonomi global tahun depan turun jadi 2,7 persen, bahkan 2,6 persen.


OnePlus 11 Pro Dikabarkan Calon Pengguna Snapdragon 8 Gen 2, RAM 16 GB

12 hari lalu

OnePlus 11 Pro Dikabarkan Calon Pengguna Snapdragon 8 Gen 2, RAM 16 GB

Berikut bocoran spesifikasi ponsel flagship dari Cina, OnePlus 11 Pro, ini selengkapnya.


Akan Rilis 26 September, vivo X Fold+ Usung Spiritual dan Simbol Peradaban Cina

12 hari lalu

Akan Rilis 26 September, vivo X Fold+ Usung Spiritual dan Simbol Peradaban Cina

Tanda plus di vivo X Fold+ diartikan sebagai lebih kuat lagi.