Singapura Turut Berduka, Kenang Ani Yudhoyono Sebagai Teman Baik

Reporter:
Editor:

Eka Yudha Saputra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ani Yudhoyono, diizinkan menghirup udara segar meski hanya 1-2 jam. Dalam postingan di akun Instagramnya Ani Yudhoyono meminta doa pada para pengikutnya untuk kesembuahannya melawan kanker darah ini. Instagram/@aniyudhoyono

    Ani Yudhoyono, diizinkan menghirup udara segar meski hanya 1-2 jam. Dalam postingan di akun Instagramnya Ani Yudhoyono meminta doa pada para pengikutnya untuk kesembuahannya melawan kanker darah ini. Instagram/@aniyudhoyono

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah Singapura mengucapkan belasungkawa atas wafatnya Mantan Ibu Negara Republik Indonesia Ani Yudhoyono.

    "Mantan Ibu Negara Indonesia Ani Yudhoyono, istri mantan Presiden Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono, meninggal pagi ini di Rumah Sakit Universitas Nasional di Singapura. Pemerintah Singapura menyampaikan belasungkawa yang terdalam kepada Bapak Yudhoyono dan keluarga, dan kepada rakyat Indonesia, pada saat berkabung ini," tulis pernyataan Kementerian Luar Negeri Singapura (MFA Singapore) pada 1 Juni 2019.

    Istri Mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meninggal pada usia 66 tahun di National University Hospital (NUH), menurut laporan Channel News Asia.

    Sejak Februari, Ani Yudhoyono dirawat di rumah sakit NUH untuk perawatan kanker darah.

    Baca juga: Andi Arief: Ibu Ani Yudhoyono Meninggal

    Dua pekan lalu, almarhumah mengunggah foto Instagram mengucap syukur karena bisa keluar ruangan rumah sakit, untuk menghirup udara segar selama beberapa jam.

    "Setelah tiga bulan tidak menghirup udara segar, hari ini saya diminta oleh dokter untuk meninggalkan ruangan untuk melihat dedaunan hijau, langit biru dan udara segar walaupun hanya 1-2 jam. Terima kasih, Tuhan...Semoga kesehatan saya pulih," tulis mendiang di Instagram.

    Kedutaan Besar Singapura di Jakarta juga menyampaikan belasungkawa kepada kerabat SBY atas wafatnya Ani Yudhoyono.

    Dalam unggahan Facebook Singapore Embassy in Jakarta, akun resmi Kedutaan Singapura, menyebut kata-kata kenangan untuk mendiang.

    Baca juga: Ani Yudhoyono Meninggal, Imelda Sari: Mohon Dimaafkan Kesalahan

    "Sama seperti anggrek Dendrobium milik Susilo Bambang Yudhoyono 'Ani', yang dinamai menurut namanya pada tahun 2005, Ibu Ani selalu menjadi lambang keberkahan, martabat, dan kekuatan. Dia adalah teman baik untuk Singapura, dan akan diingat dengan rasa sayang," tulis akun Singapore Embassy in Jakarta.

    "Kami berempati terhadap Bapak Yudhoyono dan keluarganya dalam masa duka ini," lanjut Facebook Kedutaan Besar Singapura, disertai foto Ani Yudhoyono memegang bunga anggrek.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.