Kisah Anjing Malang di Kroasia, Buta dan Terkubur Dalam Lumpur

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Beni, anjing tua yang buta dan demensia, terkubur dalam lumpur setelah ditelantarkan oleh pemiliknya. Sumber: CEN/mirror.co.uk

    Beni, anjing tua yang buta dan demensia, terkubur dalam lumpur setelah ditelantarkan oleh pemiliknya. Sumber: CEN/mirror.co.uk

    TEMPO.CO, Jakarta - Malang benar nasib anjing yang dinamai Beni. Anjing tua yang usianya diperkirakan 15 tahun sampai 20 tahun ini mengalami demensia dan kebutaan. Dia terbengkalai dan terkubur hidup-hidup hingga lima hari dalam lumpur.

    Kisah anjing malang ini membuat basah hati masyarakat Kroasia. Rekaman sejumlah CCTV memperlihatkan tubuh Beni dipenuhi dengan lumpur saat dia menggapai-gapai untuk keluar dari kubangan lumpur di wilayah Zapresic, Kroasia. Pada Kamis, 30 Mei 2019, Beni akhirnya diselamatkan oleh beberapa masyarakat lokal yang berhati mulia.

    Baca juga: Anjing Setia, Temani Pemiliknya yang Sekarat 

    Beni, anjing tua yang buta dan demensia, terkubur dalam lumpur setelah ditelantarkan oleh pemiliknya. Sumber: CEN/mirror.co.uk

    Dikutip dari mirror.co.uk, Jumat, 31 Mei 2019, tim penyelamat yang datang membersihkan bulu-bulu Beni dari lumpur sebelum anjing itu diberi makan dari sebuah mangkuk. Beni yang tak bisa melihat itu, lalu terlihat berjalan sambil memakai jaket cokelat.

    Baca juga: Kisah Mengharukan Anjing Tuli Bertemu Pemiliknya yang Tuli 

    “Seekor anjing yang hingga setahun lalu tidur di dalam sebuah rumah sebagai sahabat keluarga si pemiliknya, kini berakhir di luar ketika keluarga pemiliknya memiliki seorang bayi,” tulis Asosiasi Hewan Udruga Sapica di sosial media. 

    Menurut Asosiasi Hewan Udruga Sapica, Beni adalah anjing yang amat membutuhkan perawatan karena kondisinya yang tak tuna netra dan mengalami demensia. Dia dibuang oleh pemiliknya sehingga membuatnya berjalan tak tentu arah hingga jatuh ke dalam lumpur, dimana dia tak bisa keluar.   

    “Lumpur itu mengikatnya erat dan hewan ini terkubur hidup-hidup selama lima hari,” kata Asosiasi Hewan Udruga Sapica. 

    Pemilik Beni diketahui seorang perempuan, yang identitasnya tidak dipublikasi. Dia lalu memberikan hak kepemilikan Beni pada Asosiasi Hewan Udruga Sapica. Si pemillik anjing itu pun bersedia membayar biaya dokter hewan. Tidak ada informasi apakah pemilik Beni dilaporkan ke pihak berwenang atas tuduhan telah menelantarkan hewan peliharaannya.       


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Nike ZoomX Vaporfly yang Membantu Memecahkan Rekor

    Sejumlah atlet mengadukan Nike ZoomX Vaporfly kepada IAAF karena dianggap memberikan bantuan tak wajar kepada atlet marathon.