Donald Trump Dianggap seperti Pahlawan di Desa Ini, Kenapa?

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Masyarakat desa Doonbeg di Iralandia, gembira dan tak sabar menanti kunjungan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump ke desa itu. Sumber: Reuters/asiaone.com

    Masyarakat desa Doonbeg di Iralandia, gembira dan tak sabar menanti kunjungan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump ke desa itu. Sumber: Reuters/asiaone.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Masyarakat desa Doonbeg di Iralandia, gembira dan tak sabar menanti kunjungan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump ke desa itu pada pekan depan. Antusiasme ini mengejutkan karena kunjungan kenegaraan Trump biasanya diwarnai unjuk rasa warga.

    Dikutip dari asiaone.com, Kamis, 30 Mei 2019, kunjungan ke desa Doonbeg, Irlandia, rencananya akan dilakukan Trump disela-sela perjalanannya ke Eropa. Sebuah kelompok di Irlandia menyerukan agar dilakukan unjuk rasa sebagai bentuk protes atas kebijakan-kebijakan Trump, seperti soal imigrasi dan perubahan iklim. Namun bagi masyarakat Doonbeg, mereka sungguh gembira dengan kedatangan Trump, bahkan menghias desa itu dengan bendera Amerika Serikat.

    "Ada lebih dari 300 masyarakat yang mendapat pekerjaan karena dia (Trump), di tempat ini tidak ada apa-apa. Jika kami tidak punya hotel, di sini benar-benar tidak ada apa-apa. Ini akan menjadi sebuah kota berhantu," kata Joe Pender, warga desa Doonbeg, Irlandia saat memasang bendera Amerika Serikat.

    Baca juga:Robert Mueller: Trump Bersih dari Tuduhan Berkolusi dengan Rusia

    Masyarakat desa Doonbeg di Iralandia, gembira dan tak sabar menanti kunjungan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump ke desa itu. Sumber : reuters/asiaone.com

    Baca juga:Donald Trump Habiskan 60 Persen Waktu Kerjanya untuk Bersantai

    Trump dijadwalkan akan berkunjung ke Doonbeg pada 5 Juni 2019 atau disela-sela kunjungannya ke Inggris dan Prancis. Namun sejak akhir Mei 2019, pengamanan di area Doonbeg sudah perketat.

    Dia dijadwalkan akan menginap di salah satu hotel miliknya di Doonbeg setidaknya untuk satu malam.

    Pender, 60 tahun, menceritakan dulu dia bekerja sebagai pemberi makan ternak di sebuah padang gold yang dirancang oleh Greg Norman pada 2002. Pembangunan dijanjikan untuk mengubah Doonbeg menjadi wilayah yang lebih maju. Namun rencana-rencana spektakuler sepuluh tahun lalu itu gagal terwujud dan pengangguran pun membengkak di Doonbeg hingga di atas 16 persen.

    Presiden Trump yang seorang pengusaha dan miliarder, melihat adanya potensi di Irlandia. Dia pun mengucurkan dana investasi ke negara itu dan proyeksinya tak meleset. Masyarakat Irlandia dalam tempo lima tahun menuai manfaat dari pertumbuhan ekonomi yang sangat cepat dibanding wilayah lain di Eropa.

    Angka pengangguran turun hingga di bawah lima persen dan jumlah kunjungan wisata termasuk ke desa Doonbeg meningkat. Desa Doonbeg berlokasi menghadap ke samudera atlantik.

    "Tak ada manusia yang sempurna. Dia (Trump) menaruh roti dan mentega di atas meja," kata Joe Haugh, pendeta, 87 tahun, menggambarkan upaya Trump memajukan desanya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.