Rusia Luncurkan Kereta Wisata ke Arktik dan Norwegia

Arktik Kanada yang mencair telah mengungkap daratan yang tersembunyi 40.000 tahun. Kredit: University of Colorado at Boulder

TEMPO.CO, Jakarta - Rusia untuk pertama kali akan mengoperasionalkan kereta wisata menuju Arktik dan Norwegia pada 5 Juni mendatang.

Kereta dilengkapi dengan fasilitas menjanjikan kenyamanan dalam perjalanan seperti ruang makan, ruang untuk mandi dan mencuci.

Baca juga: Kereta Maglev Terbaru Cina Mampu Meluncur 600 Km per Jam

Kereta ini diklaim memberikan pelayanan berstandar paling tinggi, menurut laporan Lembaga Russian Far East Investment and Export.

Mengutip Sputnik News, 28 Mei 2019, kereta perdana ini akan membawa 90 turis yang akan berangkat dari St. Ptersburg menuju Arktik dan Norwegia.

Kereta akan berhenti di beberapa kota seperti Petrozavodsk, Kem, Murmansk, Nike, Kirkenes di Norwegia dan Oslo.

Baca juga: Sydney Luncurkan Kereta Listrik Tanpa Pengemudi

"Kami baru meluncurkan proyek pertama kami. Turis asing akan mendapatkan kesempatan untuk melihat malam yang putih di St. Petersburg dan wilayah utara Rusia yang megah dan mengunjungi situs warisan UNESCO," kata Leonid Pethukhov, direktur Russian Far East Investment and Export dalam pernyataan pers.

Rusia meluncurkan kereta turis yang pertama ke Arktik bertujuan menarik wisatawan asing guna menggenjot investasi di bidang turisme.






Uzbekistan Tak Akan Deportasi Warga Rusia yang Kabur dari Wajib Militer

8 jam lalu

Uzbekistan Tak Akan Deportasi Warga Rusia yang Kabur dari Wajib Militer

Uzbekistan menyatakan tak akan memaksa warga Rusia yang kabur ke negara itu karena menghindari wajib militer.


Atasi Harga Energi, Jerman Sahkan Paket Kebijakan Rp2,9 Ribu Triliun

9 jam lalu

Atasi Harga Energi, Jerman Sahkan Paket Kebijakan Rp2,9 Ribu Triliun

Kanselir Jerman Olaf Scholz mengesahkan paket kebijakan sebesar 200 miliar euro atau sekitar Rp2,9 kuadriliun untuk melindungi industri dan rumah tangga dari dampak kenaikan harga energi.


PBB: Aneksasi Rusia terhadap Wilayah Ukraina Pantas Dikutuk

12 jam lalu

PBB: Aneksasi Rusia terhadap Wilayah Ukraina Pantas Dikutuk

Menurut Sekjen PBB Antonio Guterres, referendum dilakukan di bawah pendudukan Rusia dan di luar kerangka hukum dan konstitusional Ukraina.


Rudal Rusia Serang Konvoi Mobil Warga Sipil Ukraina, 23 Tewas

12 jam lalu

Rudal Rusia Serang Konvoi Mobil Warga Sipil Ukraina, 23 Tewas

Sedikitnya 23 orang tewas dan 28 lainnya terluka dalam serangan rudal Rusia yang menghantam konvoi kendaraan sipil di kota Zaporizhzhia, Ukraina


Putin Caplok Ukraina, Zelensky Yakin Masih Bisa Dihentikan

13 jam lalu

Putin Caplok Ukraina, Zelensky Yakin Masih Bisa Dihentikan

Zelensky mengatakan, langkah Putin menganeksasi empat wilayah Ukraina harus dihentikan.


Drone Misterius Intai Instalasi Gas dan Minyak Denmark

14 jam lalu

Drone Misterius Intai Instalasi Gas dan Minyak Denmark

Sebelum Denmark, Norwegia juga melaporkan kemunculan drone misterius di dekat instalasi migas-nya


Rusia Tuding Nord Stream Bocor Akibat Terorisme Negara

16 jam lalu

Rusia Tuding Nord Stream Bocor Akibat Terorisme Negara

Pejabat Uni Eropa mengatakan bocornya pipa Nord Stream akan mengubah sifat perang Rusia Ukraina.


AS Dakwa Pasutri Dokter karena Bocorkan Data Kesehatan Militer ke Rusia

16 jam lalu

AS Dakwa Pasutri Dokter karena Bocorkan Data Kesehatan Militer ke Rusia

AS mendakwa pasutri dokter yang membocorkan data pasien militer ke Rusia


Sah, Putin Terbitkan Dekrit Dua Wilayah Ukraina Resmi Gabung Rusia

17 jam lalu

Sah, Putin Terbitkan Dekrit Dua Wilayah Ukraina Resmi Gabung Rusia

Putin menerbitkan dekrit dua wilayah Ukraina resmi bergabung dengan Rusia setelah referendum di 4 wilayah.


Pertemuan Menteri Pertanian G20, FAO: Harga Makanan dan Pupuk Naik Jadi Pendorong Krisis Pangan

18 jam lalu

Pertemuan Menteri Pertanian G20, FAO: Harga Makanan dan Pupuk Naik Jadi Pendorong Krisis Pangan

Pada Pertemuan Menteri Pertanian G20, Dirjen FAO memperingatkan implikasi berbahaya krisis pangan dari melonjaknya harga makanan dan pupuk.