Kemarau Parah, Sydney Batasi Penggunaan Air dan Terapkan Denda

Reporter:
Editor:

Maria Rita Hasugian

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah warga dan turis berlomba menempati lokasi sempurna untuk menonton pertunjukan kembang api di sekitar kawasan pelabuhan Sydney dekat Opera House, Senin, 31 Desember 2018. 9News

    Sejumlah warga dan turis berlomba menempati lokasi sempurna untuk menonton pertunjukan kembang api di sekitar kawasan pelabuhan Sydney dekat Opera House, Senin, 31 Desember 2018. 9News

    TEMPO.CO, Jakarta - Sydney, Australia untuk pertama kali sejak satu dekade lalu memberlakukan peraturan pembatasan penggunaan air bagi rumah tangga dan bisnis dipicu kemarau panjang yang berlangsung mulai akhir Desember hingga Februari setiap tahun.

    Baca juga: Inggris Kurangi Konsumsi Air Individu Jadi 118 Liter Per Hari

    Pemerintahan negara bagian New South Wales menjelaskan, Sydney merupakan wilayah yang mengalami curah hujan terendah sejak tahun 1940an. Oleh karena itu, pembatasan penggunaan air diberlakukan mulai pekan depan.

    "Wilayah New South Wales telah mengalami rekor kekeringan. Pembatasan air di Sydney berarti rumah tangga di seluruh New South Wales melakukan upaya mereka untuk menghemat air," kata Melinda Pavey, menteri negara bagian tenggara untuk masalah air dalam pernyataannya seperti dikutip dari Channel News Asia, Selasa, 28 Mei 2019.

    Baca juga: Hari Air Sedunia: 1 dari 4 Anak Hadapi Kelangkaan Air pada 2040

    Peraturan baru ini memberlakukan denda bagi warga Sydney sebesar 220 dollar Australia atau setara dengan Rp 2,1 juta jika meninggalkan air dalam selang mengalir atau menyirami kebun dengan sistem sprinkler.

    Bagi pengusaha dikenakan denda lebih besar yakni 550 dollar Australia jika membiarkan air dalam selang mengalir terus dan menyirami kebun dengan sistem sprinkler.

    Baca juga: Vatikan Matikan Air Mancurnya Dipicu Kemarau Parah di Italia

    Pembatasan penggunaan air bukan yang pertama kali diterapkan di Sydney. Aturan pembatasan penggunaan air di Sydney pernah diberlakukan pada tahun 2009, ketika seluruh kota besar di beberapa negara bagian Australia dilanda kemarau yang menimbulkan kekeringan parah. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Upaya Pemerintah Mengolah Sampah Menjadi Bahan Baku PLTSa

    Pemerintah berupaya mengurangi persoalan sampah dengan cara mengolahnya menjadi energi penggerak PLTSa di duabelas kota di Indonesia.