Pentagon Akhirnya Akui Selidiki UFO

Reporter:
Editor:

Maria Rita Hasugian

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bola bercahaya diduga UFO dan Meteroit terbang di langit Rusia. Kredit: The Siberian Times

    Bola bercahaya diduga UFO dan Meteroit terbang di langit Rusia. Kredit: The Siberian Times

    TEMPO.CO, Jakarta - Pentagon akhirnya mengaku telah menyelidiki Unditified Flying Object atau UFO sebagai bagian dari program rahasia yang ditutupi sejak 2012.

    Seorang juru bicara Departemen Pertahanan AS dilaporkan mengonfirmasi ketertarikan Pentagon pada UFO. Pernyataan ini beberapa minggu setelah Angkatan Laut AS mengatakan bahwa mereka menulis ulang peraturannya untuk melaporkan fenomena udara tidak dikenal.

    Baca juga: Universitas Ini Akan Buka Studi Tentang UFO

    Menurut laporan dari The New York Post, seorang perwakilan mengkonfirmasi bahwa pemerintah AS mempelajari dan menyelidiki kejadian pesawat misterius dan tidak dapat dijelaskan sebagai bagian dari Program Identifikasi Ancaman Luar Angkasa Lanjutan yang dipublikasikan pada 2017.

    Mantan pejabat pertahanan Inggris, Nick Pope mengatakan kepada The New York Post, pilihan kata-kata tertentu menandai langkah besar dalam cara pemerintah AS berbicara tentang objek angkasa yang tak dikenal.

    "Pengakuan baru ini memperjelas bahwa mereka benar-benar mempelajari apa yang dikenal masyarakat sebagai 'UFO," katanya, seperti dilansir Dailymail, 23 Mei 2019.

    Pergeseran dalam terminologi hanya beberapa minggu setelah Angkatan Laut AS meluncurkan pedoman baru tentang pengumpulan informasi tentang penampakan UFO.

    Baca juga: 2 Pilot Pesawat Berbeda Melaporkan Melihat UFO yang Sama

    Dilansir dari Politico, pedoman ini dirancang untuk memudahkan para pelaut untuk melaporkan penampakan UFO di tengah kekhawatiran benda terbang misterius dan tak dikenal bisa jadi kemungkinan merupakan pesawat Rusia yang sangat canggih.

    Angkatan Laut AS telah melaporkan peningkatan pelanggaran batas udara oleh 'pesawat yang sangat canggih'.

    "Ada sejumlah laporan tentang pesawat yang tidak dikenal memasuki ruang udara yang diawasi militer dalam beberapa tahun terakhir," kata juru bicara Angkatan Laut.

    Selama beberapa tahun terakhir, Pemerintah AS telah menunjukkan ketertarikan yang semakin besar untuk meneliti dan menyelidiki UFO.

    Pada 2017, mantan pejabat Pentagon Luis Elizondo menjadi berita utama ketika ia merinci keberadaan Program Identifikasi Ancaman Luar Angkasa Lanjutan yang berfokus pada UFO. Dana digelontorkan senilai US$ 22 juta atau setara dengan Rp 319 miliar untuk mempelajari benda angkasa yang tak dikenal ini.

    Baca juga: Obyek Misterius Diduga UFO Terpantau Google Earth Dekat Antartika

    Program rahasia berusaha untuk mengidentifikasi penampakan UFO melalui laporan pengawasan dari saksi mata, kemudian memastikan untuk menentukan apakah informasi tersebut merupakan potensi ancaman keamanan AS.

    Di antara beberapa penampakan, dua pilot Super Hornet Angkatan Laut AS pernah melihat UFO dalam misi pelatihannya. Pilot dilaporkan melihat kendaraan misterius, panjang sekitar 40 kaki, berbentuk oval dan keputihan, melayang tak menentu di atas tanah.

    Pesawat itu tidak memiliki bulu, sayap atau rotor,' tetapi bergerak dengan kecepatan satu mil per detik. Ketika pilot mendekati, objek yang diduga UFO dengan mudah menghindar dari kejaran jet militer AS.

    DAILY MAIL | EKO WAHYUDI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.