Ada yang Coba Memanjat, Menara Eiffel Ditutup Sementara

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga menyaksikan pertunjukan cahaya hiasi menara Eiffel saat perayaan peringatan 130 tahun didirikannya menara Eiffel di Paris, Prancis, 15 Mei 2019. REUTERS/Gonzalo Fuentes

    Warga menyaksikan pertunjukan cahaya hiasi menara Eiffel saat perayaan peringatan 130 tahun didirikannya menara Eiffel di Paris, Prancis, 15 Mei 2019. REUTERS/Gonzalo Fuentes

    TEMPO.CO, Jakarta - Petugas keamanan kota Paris menangkap seorang laki-laki yang berusaha memanjat salah satu sisi Menara Eiffel, Paris, Prancis pada Senin sore, 20 Mei 2019 waktu setempat. Aksi nekad laki-laki itu telah berdampak pada penutupan sementara ikon kota Paris tersebut selama lebih dari 5 jam.

    Saat ini pelaku masih diamankan polisi, petugas menutup menara itu untuk memuluskan evakuasi pria yang memanjat. Proses penurunan memerlukan waktu tujuh jam sebelum penangkapan berlangsung.

    “Kami telah melihat seorang memanjat menara. Ini adalah prosedur standar. Kami harus menghentikan orang itu dan mengamankannya jauh dari menara, ”kata seorang petugas.

    Identitas pelaku tidak diungkap ke publik. Sedang motif pelaku melakukan aksi berbahaya itu juga masih diselidiki.

    Baca juga:Menara Eiffel Ulang Tahun ke 130

    Petugas pemadam kebakaran mencoba menyelamatkan pria yang memanjat Menara Eiffel. REUTERS

    Baca juga :Bukan Cuma Menara Eiffel, Tempat Ini pun Keren di Prancis

    Akibat peristiwa ini, para pengunjung cafe Esplanade yang terletak persis di bawah menara dan berdekatan dengan taman Champ de Mars, juga dievakuasi. Penutupan menara juga membuat wisatawan yang sedang berada di pucuk menara, sempat terjebak.

    "Menara Eiffel telah ditutup untuk memudahkan dalam proses evakuasi," kata juru bicara menara Eifel, dikutip dari CNN.

    Beberapa pengunjung menyayangkan penutupan monumen ikonik itu dan kecewa dengan kejadian tersebut.

    "Kami benar-benar kecewa, kami hanya di sini selama seminggu dan ini mengacaukan seluruh program kami," kata Sylvie dan Celine Forcier dari Quebec.

    Kehebohan di Menara Eiffel bukan pertama ini terjadi. Dalam beberapa tahun terakhir, polisi telah direpotkan berulang kali untuk menggagalkan percobaan aksi sejumlah orang yang nekad memanjat menara.

    Sebelumnya pada Oktober 2017, seorang laki-laki mengancam akan lompat dari Menara Eiffel dengan sebatang balok kayu sebelum polisi meyakinkannya untuk turun. Pada 2015, Menara Eiffel juga pernah ditutup selama dua hari karena ada serang teror di kota Paris.

    Pada 2012, seorang laki-laki asal Inggris berhasil naik ke puncak menara setinggi 324 meter. Namun,tragis nyawanya melayang karena terjatuh dari ketinggian.

    Sekitar tujuh juta orang mengunjungi Menara Eiffel di kota Paris, Prancis, dalam setahun. Pada pekan lalu, menara ikonik ini merayakan hari ulang tahun yang ke-130. Pembangunan menara ini, dulu ditujukan untuk memperingati seratus tahun Revolusi Prancis yang meletup pada 1889.

    Untuk mencapai ke pucuk Menara Eiffel, para turis bisa menggunakan lift atau tangga. Pengunjung pun dapat mengunjungi ruangan observasi yang terletak di paling atas menara menggunakan lift.

    AL ARABIYA | CNN | EKO WAHYUDI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Donald Trump dan Para Presiden AS yang Menghadapi Pemakzulan

    Donald Trump menghadapi pemakzulan pada September 2019. Hanya terjadi dua pemakzulan terhadap presiden AS, dua lainnya hanya menghadapi ancaman.