Menang Pemilu, 5 Pemimpin Negara Ucapkan Selamat pada Jokowi

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Calon Presiden nomor urut 01 Joko Widodo berlari menuju panggung saat Konser Putih Bersatu di Stadion Utama GBK, Jakarta, Sabtu, 13 April 2019. Konser Putih Bersatu menjadi puncak kampanye akbar pasangan capres dan cawapres nomor urut 01, Joko Widodo-Maruf Amin sebelum memasuki masa tenang dan hari pemungutan suara (Pemilu) serentak pada Rabu, 17 April 2019 mendatang. ANTARA

    Calon Presiden nomor urut 01 Joko Widodo berlari menuju panggung saat Konser Putih Bersatu di Stadion Utama GBK, Jakarta, Sabtu, 13 April 2019. Konser Putih Bersatu menjadi puncak kampanye akbar pasangan capres dan cawapres nomor urut 01, Joko Widodo-Maruf Amin sebelum memasuki masa tenang dan hari pemungutan suara (Pemilu) serentak pada Rabu, 17 April 2019 mendatang. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Pengumuman Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang menetapkan pasangan Jokowi - Ma'ruf sebagai pemenang pemilihan presiden 2019 mendapat reaksi dari para pemimpin dunia. Melalui akun resmi, berikut lima kepala negara yang mengucapkan atas terpilihnya Jokowi sebagai presiden kedua Indonesia.

    1. Perdana Menteri Australia, Scott Morrison
    Selain mengucapkan selamat kepada Jokowi, Morrison juga menekankan Indonesia adalah salah satu mitra strategis Australia. Dia ingin memperdalam hubungan kedua negara di seluruh sektor yang menjadi kepentingan kedua negara.

    Baca juga: Yusril Ihza Mahendra Siap Hadapi Gugatan Kubu Prabowo di MK

    2. Presiden Singapura, Halimah Yacob
    Melalui surat resmi yang diunggah secara online, Halimah atas nama masyarakat Singapura mengucapkan selamat kepada Jokowi karena sudah terpilih kembali menjadi Presiden Indonesia. Bagi Halimah, kemenangan ini adalah wujud kepercayaan masyarakat Indonesia kepada kepemimpinan Jokowi dan dia pun sangat yakin Jokowi akan menciptakan dasar yang kuat bagi masa depan yang lebih baik untuk seluruh masyarakat Indonesia.

    Indonesia dan Singapura memiliki hubungan yang sangat baik dalam kerangka saling menghormati dan bekerja sama. Hubungan masyarakat di kedua negara pun berkembang pesat. Halimah sangat yakin, hubungan kedua negara akan terus menguat pada tahun-tahun mendatang.

    3. Perdana Menteri Singapura, Lee Hsien Loong
    Sama seperti Halimah, Lee mengucapkan selamat kepada Presiden Jokowi lewat sepucuk surat resmi. Dalam periode pertama masa jabatan Jokowi, Indonesia - Singapura telah mencetak kerja sama yang sangat pesat. Diantaranya, peluncuran Kendal Industrial Park pada 2016. Kedua negara juga membangun kerja sama hampir di semua sektor seperti perdagangan, investasi, ekonomi digital, peningkatan kapasitas, pariwisata, pertahanan dan keamanan.

    Melalui periode kedua pemerintahan Jokowi ini, Singapura akan membangun hubungan yang semakin erat dengan Indonesia untuk mengeksplorasi kesempatan baru yang membawa manfaat bagi masyarakat di kedua negara.

    Baca juga:Zulkifli Hasan: PAN Mengakui Kemenangan Jokowi - Ma'ruf

    4. Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohammad
    Melalui Twitter resminya, Mahathir mengucapkan selamat kepada Jokowi karena terpilih lagi sebagai orang nomor satu di Indonesia. Dia pun berharap kerja sama kedua negara akan semakin erat.

    5. Perdana Menteri India, Narendra Modi
    Perdana Menteri Modi mengucapkan selamat kepada Presiden Jokowi melalui kicauannya. Sebagai dua negara demokrasi terbesar di dunia, baginya India dan Indonesia harus sama-sama bangga telah secara sukses menyelenggarakan pesta demokrasi. Modi pun mendoakan Presiden Jokowi dan seluruh masyarakat Indonesia sukses di bawah kepemimpinan Jokowi di periode kedua.

    Sebelumnya tim kampanye nasional Jokowi - Ma'ruf mengucap syukur atas hasil yang diumumkan KPU tersebut. Berdasarkan rekapitulasi yang dilakukan KPU, pasangan calon nomor urut 01, Jokowi - Ma'ruf mendapat 55,50 persen suara. Sedangkan, pasangan calon nomor urut 02 Prabowo Subianto - Sandiaga Salahuddin Uno mendapat 44,50 persen suara.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Anwar Usman dan 8 Hakim Sidang MK dalam Gugatan Kubu Prabowo

    Mahkamah Konstitusi telah menunjuk Anwar Usman beserta 8 orang hakim untuk menangani sengketa pemilihan presiden 2019.