Perempuan Arab Saudi Mitra Uber Punya Fitur Tolak Penumpang Pria

Reporter:
Editor:

Maria Rita Hasugian

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Samira al-Ghamdi, seorang psikolog, mengendarai mobilnya untuk bekerja pada hari pertama perempuan Arab Saudi diperbolehkan mengendarai secara resmi di Jeddah, Arab Saudi, Ahad, 24 Juni 2018. REUTERS/Zohra Bensemra

    Samira al-Ghamdi, seorang psikolog, mengendarai mobilnya untuk bekerja pada hari pertama perempuan Arab Saudi diperbolehkan mengendarai secara resmi di Jeddah, Arab Saudi, Ahad, 24 Juni 2018. REUTERS/Zohra Bensemra

    TEMPO.CO, Jakarta - Uber, perusahaan transportasi multinasional berpusat di Amerika, meluncurkan fitur baru bagi pengemudi perempuan Arab Saudi untuk memblokir penumpang pria.

    Baca juga: Arab Saudi Izinkan Perempuan Jadi Sopir Taksi

    Baca juga: 5 Terobosan Arab Saudi untuk Perempuan

    Fitur baru yang diberi nama Women Preferred View diluncurkan setelah Uber mengadakan survei di Arab Saudi pada tahun 2018. Hasil survei, seperti dikutip dari Al Arabiya, Sabtu, 18 Mei 2019, menyebutkan 74 persen pengemudi perempuan tidak mau membawa penumpang pria.

    Setelah Arab Saudi mencabut larangan mengemudikan mobil bagi perempuan, Uber menggelar Masaruky, satu inisiatif yang bertujuan meningkatkan partisipasi perempuan di tempat kerja melalui akses transportasi terjangkau teknologi Uber.

    Baca juga: 5 Terobosan Arab Saudi untuk Perempuan

    Uber yang melakukan survei bekerja sama dengan lembaga riset internasional Ipsos pada tahun 2018 menemukan 78 persen perempuan Arab Saudi ingin mendapatkan SIM dan hampir sepertiga, 31 persen, menyatakan tertarik bekerja sebagai pengemudi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.