Di Luar Dugaan, Partai Scott Morrison Menang Pemilu Australia

Reporter:
Editor:

Maria Rita Hasugian

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Foto PM Australia, Scott Morrison, menjadi bahan lelucon publik karena menampilkan gambar sepatu hasil editan dan keduanya sepatu kiri. @Lukehern Via ABC Net

    Foto PM Australia, Scott Morrison, menjadi bahan lelucon publik karena menampilkan gambar sepatu hasil editan dan keduanya sepatu kiri. @Lukehern Via ABC Net

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemilu Australia yang digelar kemarin, 18 Mei 2019 telah membuat keajaiban bagi partai Koalisi Nasional Liberal yang dipimpin Perdana Menteri Scott Morrison dengan meraih suara terbanyak mengalahkan oposisi, partai Buruh yang dipimpin Bill Shorten.

    Sebab, sejumlah analis politik menjagokan partai Buruh memenangkan pemilu dengan perolehan sekitar 51 persen.

    Baca juga: Pemilu Australia Digelar Hari Ini, Partai Buruh Dijagokan Menang

    "Saya selalu percaya pada keajaiban," kata Morrison kepada para pendukung Liberal di Sydney pada Sabtu dini hari, seperti dikutip dari The Sydney Morning Herald.

    Morrison yakin akan kemenangan partainya setelah menerima telepon dari Shorten yang mengaku kalah.

    Pengakuan kalah Shorten setelah Komisi Pemilihan Australia menerima tiga perempat suara yang masuk. Hasilnya partai Koalisi Liberal meraih 74 kursi dari 151 kursi di parlemen.

    Baca juga: Survei: Oposisi Diprediksi Kalahkan Marrison di Pemilu Australia

    Namun Liberal tidak dapat menjadi partai mayoritas karena untuk itu dibutuhkan 76 kursi. Sehingga Liberal diperkirakan akan menggandeng kelompok independen, seperti dikutip dari Reuters, 19 Mei 2019.

    Morrison mengatakan pemilu kali ini merupakan kemenangan bagi warga Australia yang senyap daripada partai Liberal itu sendiri.

    "Malam ini adalah tentang setiap orang Australia yang bergantung pada pemerintah mereka yang mengutamakan mereka," kata Morrison.

    "Itulah sebetulnya tentang apa yang sedang kami kerjakan. Pemerintahan kita akan kembali bersama setelah malam ini dan kami akan kembali bekerja."

    Baca juga: Generasi Muda Bicara Soal Pemilu di Australia, Apa yang Beda dengan Indonesia?

    Shorten berbicara kepada para pendukungnya di Melbourne untuk menghibur mereka atas kekalahan yang tak diduga dalam pemilu ini.

    "Saya tahu anda semua terluka dan saya juga," kata Shorten.

    Shorten pun memastikan dirinya akan mundur sebagai pemimpin partai Liberal atas kekalahan pahit di pemilu 2019.

    Selama masa kampanye pemilu Australia, Scott Morrison menjelaskan program kerja partai Koalisi Nasional Liberal fokus pada pemotongan pajak pendapatan, upah buruh dan reformasi kebijakan perubahan iklim.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.