Taksi Terbang Jerman Semurah Harga Taksi Reguler Beroperasi 2025

Taksi terbang milik perusahaan Cina EHang yang dijajal di Wina, Austria. Sumber: auto,ndtv.com

TEMPO.CO, Jakarta - Pesan taksi terbang lewati aplikasi pesan online dengan harga terjangkau bukan impian lagi.

Perusahaan startup Jerman yang berdiri tahun 2015 dan berkantor di Munich, Lilium mempertontonkan prototipe taksi terbang itu pada hari Kamis, 16 Mei 2019.

Baca juga: Begini Rasanya Naik Taksi Terbang Mirip Drone Pertama di Dunia

Taksi terbang bernama Lilium Jet, akan memulai penerbangan perdananya pada awal Mei ini. Lilium menjadwalkan taksi terbang beroperasi penuh di sejumlah kota di dunia pada tahun 2025.

Taksi bertenaga baterei mampu terbang sejauh 300 kilometer dengan waku tempuh 60 menit untuk satu kali terbang.

Taksi terbang akan tersambung dengan berbagai kota. Para pengguna dapat memesan taksi terbang dari tempat terdekatnya melalui aplikasi telepon seluler.

Baca juga: Kota di Jerman ini Ingin Bangun Tempat Parkir untuk Taksi Terbang

Menurut Lilium, harga sekali terbang tak jauh dengan harga taksi reguler. Remo Gerber, kepala komersial Lilium menjelaskan kepada CNN, bahwa pembuatan taksi terbang berkapasitas lima orang ditujukan kepadar orang-orang biasa.

"Hari ini kita mengambil langkah besar untuk mewujudkan mobilitas di udara perkotaan menjadi kenyataan. Kami bermimpi sebuah dunia di mana setiap orang dapat terbang kemana saja mereka mau, kapan saja mereka ingin," kata Gerber.

Untuk mewujudkan kenyataan ini, Lilium harus bertarung dengan beberapa perusahaan terbesar dalam bisnis kendaraan umum. Misalnya, UBER yang bermitra dengan NASA yang akan meluncurkan taksi terbang pada tahun 2023.

Baca juga: Bos Tesla Elon Musk Sebut Mobil Terbang Membahayakan

Boeing dan Roll Royce disebut juga akan mengeluarkan produk mobil terbang.

Lilium mengklaim taksi terbangnya memiliki kelebihan yang tidak dimiliki kompetitornya, yakni mampu terbang lebih lama.

Sejumlah perusahaan raksasa menginvestasikan lebih dari US$ 100 juta untuk proyek taksi terbang Lilium, di antaranya Atomico, perusahaan investasi untuk teknologi yang dipimpin oleh penemu Skype, Niklas Zennstrom dan raksasa teknologi Cina, Tencen atau TCEHY.






Lilium Bakal Produksi 400 Unit Taksi Terbang per Tahun

20 jam lalu

Lilium Bakal Produksi 400 Unit Taksi Terbang per Tahun

Lilium Air Mobility berencana mengatur kapasitas industri untuk membuat sekitar 400 taksi terbang listrik per tahun.


Turki Marah dengan Ucapan Politikus Jerman Menghina Erdogan

1 hari lalu

Turki Marah dengan Ucapan Politikus Jerman Menghina Erdogan

Kubicki mengakui dia menyebut Presiden Erdogan dengan sebutan tikus got saat berpidato di sebuah kampanye


Politikus Jerman Sebut Erdogan Tikus Got, Turki Panggil Dubes Jerman

1 hari lalu

Politikus Jerman Sebut Erdogan Tikus Got, Turki Panggil Dubes Jerman

Wakil Ketua Parlemen Federal Jerman Wolfgang Kubicki dalam kampanye menyamakan Presiden Tayyip Erdogan dengan "tikus got kecil".


Top 3 Dunia: Unjuk Rasa Menolak Mobilisasi Militer Rusia ke Ukraina

3 hari lalu

Top 3 Dunia: Unjuk Rasa Menolak Mobilisasi Militer Rusia ke Ukraina

Top 3 dunia pada 26 September 2022, di antaranya mobilisasi militer Rusia ke Ukraina yang mendapat penolakan dari warganya sendiri.


Rusia Hentikan Pasokan Gas, Jerman Dapat Ganti dari Uni Emirat Arab

4 hari lalu

Rusia Hentikan Pasokan Gas, Jerman Dapat Ganti dari Uni Emirat Arab

Uni Emirat Arab sepakat memasok gas alam cair dan diesel ke Jerman, setelah Rusia menghentikan pasokannya akibat konflik Ukraina


Jerman vs Hungaria 0-1, Peringatan Dini untuk Hansi Flick Menjelang Piala Dunia 2022

6 hari lalu

Jerman vs Hungaria 0-1, Peringatan Dini untuk Hansi Flick Menjelang Piala Dunia 2022

Jerman kalah 0-1 dari Hungaria di UEFA Nations League. Kata Hansi Flick, lebih baik kalah sekarang daripada di Piala Dunia 2022.


Jerman Siap Tampung Pembangkang Wajib Militer di Rusia

6 hari lalu

Jerman Siap Tampung Pembangkang Wajib Militer di Rusia

Pemerintah Jerman memberikan sinyal untuk menampung warga yang kabur dari wajib militer di Rusia


Qatar Akan Layani Penonton Piala Dunia 2022 Dengan Bus Listrik

9 hari lalu

Qatar Akan Layani Penonton Piala Dunia 2022 Dengan Bus Listrik

Penonton Piala Dunia 2022 bisa memanfaatkan beberapa transportasi darat yang ramah lingkungan selama berada di Qatar.


Parlemen Polandia Minta Jerman Ganti Rugi Rp 19 Ribu Triliun atas Pendudukan Nazi

14 hari lalu

Parlemen Polandia Minta Jerman Ganti Rugi Rp 19 Ribu Triliun atas Pendudukan Nazi

Parlemen Polandia lewat hasil pemungutan suara mendukung tuntutan agar Jerman membayar uang ganti rugi atas pendudukan Nazi di Jerman.


82 Tahun Lalu, Istana Buckingham Dibombardir Bom Jerman

15 hari lalu

82 Tahun Lalu, Istana Buckingham Dibombardir Bom Jerman

Istana Buckingham kediaman resmi anggota kerajaan Inggris pernah beberapa kali dibom tentara Jerman 82 tahun lalu, saat perang dunia II.