Kongres Amerika Bakal Perketat Visa untuk Mahasiswa Asal Cina

Reporter:
Editor:

Budi Riza

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden AS, Donald Trump, dikelilingi sejumlah politikus Partai Republik di Gedung Putih. Reuters

    Presiden AS, Donald Trump, dikelilingi sejumlah politikus Partai Republik di Gedung Putih. Reuters

    TEMPO.CO, Washington – Sejumlah anggota Kongres dari Partai Republik, Amerika Serikat, mengusulkan rancangan undang-undang untuk melarang pemberian visa kepada orang yang dipekerjakan atau disponsori militer Cina.

    Baca:

    RUU ini juga mewajibkan pemerintah AS untuk menciptakan daftar institusi sains dan teknologi di Cina, yang terafiliasi dengan Tentara Pembebasan Rakyat Cina atau People’s Liberation Army. RUU melarang pemberian visa kepada setiap orang yang dipekerjakan atau disponsori oleh institusi itu.

    “RUU ini diajukan di tengah meningkatnya eskalasi perang dagang antara Cina dan AS menyusul negosiasi rumit pada akhir pekan lalu,” begitu dilansir Reuters pada Rabu, 15 Mei 2019.

    Inisiatif ini juga muncul di tengah keprihatinan mengenai dugaan pencurian kekayaan intelektual atau espionase oleh warga Cina di universitas di AS dan institusi lain.

    Baca:

    RUU ini disponsori oleh Senator dari Partai Republik seperti Chuck Grassley, Tom Cotton, Ted Cruz, Marsha Blackburn, dan Josh Hawley. Sebuah ruu lainnya juga disiapkan oleh anggota DPR As Mike Gallagher.

    Namun, sebagian pejabat AS dan universitas juga memperingatkan soal reaksi berlebihan mengenai ini. Mereka berargumentasi ada kepentingan untuk mengakui peran penting ilmuwan dan mahasiswa Cina di institusi AS. Ini perlu dilakukan sambil menyadari adanya risiko keamanan.

    Baca:

    Secara terpisah, otoritas Cina memblokir visa seorang pembantu dekat Presiden AS, Donald Trump, yaitu Michael Pillsbury. Ini terjadi setelah pemerintahan AS memperketat pemeriksaan untuk pemberian visa kepada ilmuwan Cina.

    Baca:

    Newsweek melansir, Pillsbury adalah seorang bekas pejabat di Pentagon, yang kerap memberi nasihat kepada Trump mengenai urusan Cina saat pertemuan informal di Ruang Oval. Awalnya, dia berencana untuk melakukan perjalanan ke Beijing untuk menghadiri konferensi yang digelar oleh Center for China and Globalization pada April 2019.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Skenario Satu Arah Pada Arus Mudik 2019 di Tol Jakarta - Cikampek

    Penerapan satu arah ini dilakukan untuk melancarkan arus lalu lintas mudik 2019 dengan memanfaatkan jalur A dan jalur B jalan Tol Jakarta - Cikampek.