Presiden Rusia Ingin Perbaiki Hubungan dengan Amerika Serikat

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo melakukan pertemuan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin. Sumber:  RIA NOVOSTI/ Sergey Gunieev/rt.com

    Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo melakukan pertemuan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin. Sumber: RIA NOVOSTI/ Sergey Gunieev/rt.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Rusia Vladimir Putin ingin memperbaiki hubungan negaranya dengan Amerika Serikat setelah mengalami ketegangan atas tuduhan ada intervensi dalam pemilu Amerika Serikat 2016 lalu. Putin pun menangkap sinyal, Presiden Donald Trump juga ingin melakukan hal sama.

    "Seperti yang Anda tahu beberapa hari lalu, saya berbicara dengan Presiden Trump melalui telepon dengan perasaan gembira. Saya mendapat kesan kalau Amerika Serikat ingin membangun hubungan yang baik dengan Rusia dan bersama-sama mencari solusi untuk masalah yang menjadi kepentingan kedua negara," kata Putin, saat bertemu dengan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Mike Pompeo, seperti dikutip dari rt.com, Rabu, 15 Mei 2019.

    Baca: Vladimir Putin: Rusia Harus Punya Penangkal Senjata Hipersonik

    Putin menekankan kembali, Moskow sudah lebih dari satu kali mengutarakan betapa pihaknya ingin memulihkan hubungan dengan Amerika Serikat dan berharap kondisi saat ini bisa mendukung niat baik itu.

    Ucapan Putin itu disambut positif oleh Menlu Pompeo. Dia mengatakan ada hal-hal yang menjadi kepentingan Amerika Serikat dan Rusia dimana kedua negara bisa bekerja sama secara produktif.

    Baca: Rusia Bakal Kirim Wahana ke Bulan, Dikendalikan Robot Manusia

    Menurut Putin, diantara isu dimana kedua negara bisa saling bekerja sama adalah masalah keamanan, mencegah penyebaran senjata pemusnah masal, masalah lingkungan hidup, ekonomi seperti produksi minyak karena ada beberapa area yang menjadi kepentingan kedua negara.

    Sebelum melakukan pertemuan dengan Presiden Putin, Pompeo bertemu dengan Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov. Kepada Lavrov, Pompeo mengatakan Washington tidak akan mentolelir intervensi dalam pemilu 2020. Menanggapi hal ini, Moskow menegaskan tidak pernah melakukan intervensi seperti yang dituduhkan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Obligasi Ritel Indonesia Seri 016 Ditawarkan Secara Online

    Pemerintah meluncurkan seri pertama surat utang negara yang diperdagangkan secara daring, yaitu Obligasi Ritel Indonesia seri 016 atau ORI - 016.